Author :Yayoi
title : That Tragedy
Rated : T to M
Genre : tentuin aja (lagi gak mau ambil pusing)
Disclaimer : semua yang disini milik om masashi kishimoto kecuali oritsu kouka sama kourika oukutsu itu milik author
cast : banyak
Summary : Naruto menderita penyakit aneh,Shikamaru khawatir karena ia takut jika penyakit itu menyerang kiba,Naruto melakukan 'itu' dengan kakashi untuk menyembuhkan penyakitnya, keadaan Konoha Highschool menjadi kacau
Warning!!!
Yaoi,lemons,lime,malexmale,gaje,aneh,OOC Kakashi, OOC Naruto dll ( mungkin ini juga )
Don't Like, Do'nt Read
masih nekat baca tanggung sendiri ya !!!!!!
silahkan membaca jangan lupa comment ya!!!!! :3
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
~Penyakit Aneh~
Di sebuah kediaman Namikaze yang megah nan elegan terlihat keluarga yang sedang berpamitan
"Okaa-san jangan lupakan naru ya"kata orang yang berambut kuning secerah mentari kepada orang yang berambut merah tomat
"naru ngomong apa sih,ya iyalah kaa-san gak akan lupakan naru,naru kan anak yang paling manis"kata ibu naruto atau Uzumaki Kushina
"iya naru Otou-san dan Okaa-san nggak akan lupain kamu kok " kata ayahnya atau Namikaze Minato sembari mencium kening naruto,kushina pun ikut mencium pipinya
"kok naru dicium segala,kan malu diliat Onii-chan"kata naruto sembari malu melihat kakak nya yang cekikikan
"Nar cepet dong bentar lagi telat nyari apartement"kata kakaknya Kyuubi
"Oke-oke,dah Okaa-san,dah Otou-san"kata naruto sambil melambaikan tangan dan tersenyum ke arah kedua orang tuanya
=di mobil=
'naru kamu mau mudik atau mau ke apartement'batin kyuubi
"heh naru kamu mau mudik kemana ? " kata kyuubi sembari menyeringai
"apa?,mudik?,bukannya mau pindah ke apartement " kata naruto dengan polosnya
'aduh naru kamu polos banget bikin greget' batin Kyuubi
"terserah kamu deh"kata kyuubi
++++++++++Naruto POV++++++++++
'hmmmmmm indahnya' batinku
"wah sudah sampai" kataku sambil menyiapkan semua barang bawaan
"yup,emmmm....Gomen kurang menarik ya,tapi ini masih bagus kok"kata Onii-chan
"Ie,ini Sugoi bagus banget,masuk yuk"kataku menarik Kakakku
=====+++++Author POV+++++=====
==Namikaze Mansion==
"sayang kamu sudah siapkan barangnya?"kata kushina
"di mobil" kata minato
hening
hening
hening
"KAU INI BAGAIMANA MOBIL NYA DI BAWA KYUUBI"kata kushina sembari rambutnya melawan gravitasi #lihat bagaimana kelihatannya di episode naruto atau yang the movie
"Gomen-gomen aku benar-benar lupa,telepon saja kyuubi periksa apakah barang kita masih ada di bagasi,lalu suruh dia kesini"kata minato
"huh....,bagaimana ya kalau naru tau kita akan jadi guru di sekolahnya" kata kushina khawatir
"tak apa dia kan polos,jadi nggak mungkin tau"kata minato santai
tuuuuuuuuuuuuut
tuuuuuuuuuuuuut
tuuuuuuuuuuuuut
kushina menelepon kyuubi
"Moshi-moshi,dengan siapa ini ? " kata kyuubi
"kyuu,bawa mobil kamu kesini" kata kushina
"o..o..ok..oke..oke"kata kyuubi langsung ke dalam mobil
"dia lagi kesini" kata kushina ke minato
==Apartement==
"hmmm dimana ya kamarku"kata naruto
"yooo....,pendatang baru"kata seseorang yang naruto lihat memiliki rambut silver yang seperti melawan gravitasi dan memakai masker yang menutupi mulutnya
naruto menganga dan semburat merah muncul di wajahnya karena.......
karena..............
karena orang itu hanya menggunakan handuk dan menampilkan tubuhnya yang sexy yang fantastik
"halo...."ucapnya yang langsung membuyarkan lamunan naruto
"a...a..iya...kenapa?"kata naruto sembari gagap karena menahan malu
"kau aneh,By The Way siapa namamu manis ?"katanya
"a..a...ak...aku Naruto... Uzumaki Naruto,lalu kamu ?"kata naruto yang tidak mungkin langsung menyebutnya Tampan "aku Kakashi,Hatake Kakashi"katanya
"oh kakashi-san boleh tunjukan di sebelah mana kamarku karena Onii-san ku langsung pergi entah kemana"
kata naruto
"Oke,By The Way siapa nama kakak mu ?" kata kakashi
"Kyuubi,Namikaze Kyuubi"kata naruto
"Kyuubi dia sekelas dengan ku"kata kakashi yang langsung melompat kecil yang membuat handuknya sedikit melorot yang membuat naruto menahan malu karena ingin menyentuh kulit di bagian itu yang mulus
setelah itu sampailah mereka di sebuah kamar nomor 19
"ini kamarmu dan juga kamarku"kata kakashi yang senyum dibalik maskernya (bohong masih ada kamar di ujung)
*Plakk{kakashi nampar author}
Kakashi : Author jangan di kasih tau
Author : biarin hweek
naruto : kalian lagi bicara apaan sih?, Durasi nih
Readers : iya nih Durasi
Author : oke,oke Chaw (artinya ayo)
"eeeeeehhhhhh?????,kenapa sekamar?"kata naruto
"ya habisnya tak ada kamar lagi,BTW aku pemilik gedung apartement ini"kata kakashi yang langsung tersenyum
"oh begitu...,HAH!!!!!!!!!!!!!! PEMILIK GEDUNG INI"kata naruto yang langsung kaget
"hmmm...,biasa aja kelesssss"kata kakashi dengan gaya anak alay
*author ditimpuk kakashi
"well....,kau anak dari pemilik Hatake White Fang Inc."kata naruto
"Well..,sekarang aku harus pakai baju...,dingin..."kata kakashi sambil memilih baju yang akan dipakai
"memang cuacanya mendung"kata naruto yang melihat kakashi dan....
dia melihat wajah mulus dibalik masker yang dia lepas
deg
deg
deg
'Tampan nya......' batin naruto
"hmmm...,apa yang kau lihat manis?"kata kakashi sambil sedikit menggoda
"a........em......itu.....emm.......apa........itu"kata naruto yang jadi salah tingkah,pipinya memanas,jantungnya berdegup kencang
kakashi mendekat ke arah naruto dan dia tersandung karpet dan.....
"hmmmmmmmmmmmmmmmmm"naruto kaget
kakashi dan naruto masih terdiam dalam posisi ini hingga oksigen mereka menipis dan mereka terpaksa melepasnya
wajah naruto memanas,jantungnya berdegup kencang,semburat merah terlihat jelas di wajahnya
"emmmm....,Gomen naruto"kata kakashi yang langsung membaca sebuah buku karena menyembunyikan wajahnya yang sedikit malu
"Tak apa kok,buku apa itu ?"kata naruto
"bukan apa-apa,jangan dibaca ya"kata kakashi
"ahhh lihat,sedikit saja"kata naruto yang langsung mengejar kakashi
"tak mau we.. :p"kata kakashi sembari meledek
tanpa di sadari naruto jatuh dengan posisi tiduran
dan kakashi tak melihat naruto yang jatuh dan ikutan jatuh dia posisinya berada di atas naruto
mereka saling menatap beberapa saat,lalu kakashi memecah keheningan itu
"apa kau lapar ?"kakashi bertanya pada
krruuuyuuuk
"eemmm...iya"kata naruto sambil menahan malu
"oke kau mau apa?Teriyaki?Ramen?"kata kakashi
"RAMEN!!!!!!!!"kata naruto
==Namikaze Mansion==
"sayang kamu sudah siapkan barangnya?"kata kushina
"di mobil" kata minato
hening
hening
hening
"KAU INI BAGAIMANA MOBIL NYA DI BAWA KYUUBI"kata kushina sembari rambutnya melawan gravitasi #lihat bagaimana kelihatannya di episode naruto atau yang the movie
"Gomen-gomen aku benar-benar lupa,telepon saja kyuubi periksa apakah barang kita masih ada di bagasi,lalu suruh dia kesini"kata minato
"huh....,bagaimana ya kalau naru tau kita akan jadi guru di sekolahnya" kata kushina khawatir
"tak apa dia kan polos,jadi nggak mungkin tau"kata minato santai
tuuuuuuuuuuuuut
tuuuuuuuuuuuuut
tuuuuuuuuuuuuut
kushina menelepon kyuubi
"Moshi-moshi,dengan siapa ini ? " kata kyuubi
"kyuu,bawa mobil kamu kesini" kata kushina
"o..o..ok..oke..oke"kata kyuubi langsung ke dalam mobil
"dia lagi kesini" kata kushina ke minato
==Apartement==
"hmmm dimana ya kamarku"kata naruto
"yooo....,pendatang baru"kata seseorang yang naruto lihat memiliki rambut silver yang seperti melawan gravitasi dan memakai masker yang menutupi mulutnya
naruto menganga dan semburat merah muncul di wajahnya karena.......
karena..............
karena orang itu hanya menggunakan handuk dan menampilkan tubuhnya yang sexy yang fantastik
"halo...."ucapnya yang langsung membuyarkan lamunan naruto
"a...a..iya...kenapa?"kata naruto sembari gagap karena menahan malu
"kau aneh,By The Way siapa namamu manis ?"katanya
"a..a...ak...aku Naruto... Uzumaki Naruto,lalu kamu ?"kata naruto yang tidak mungkin langsung menyebutnya Tampan "aku Kakashi,Hatake Kakashi"katanya
"oh kakashi-san boleh tunjukan di sebelah mana kamarku karena Onii-san ku langsung pergi entah kemana"
kata naruto
"Oke,By The Way siapa nama kakak mu ?" kata kakashi
"Kyuubi,Namikaze Kyuubi"kata naruto
"Kyuubi dia sekelas dengan ku"kata kakashi yang langsung melompat kecil yang membuat handuknya sedikit melorot yang membuat naruto menahan malu karena ingin menyentuh kulit di bagian itu yang mulus
setelah itu sampailah mereka di sebuah kamar nomor 19
"ini kamarmu dan juga kamarku"kata kakashi yang senyum dibalik maskernya (bohong masih ada kamar di ujung)
*Plakk{kakashi nampar author}
Kakashi : Author jangan di kasih tau
Author : biarin hweek
naruto : kalian lagi bicara apaan sih?, Durasi nih
Readers : iya nih Durasi
Author : oke,oke Chaw (artinya ayo)
"eeeeeehhhhhh?????,kenapa sekamar?"kata naruto
"ya habisnya tak ada kamar lagi,BTW aku pemilik gedung apartement ini"kata kakashi yang langsung tersenyum
"oh begitu...,HAH!!!!!!!!!!!!!! PEMILIK GEDUNG INI"kata naruto yang langsung kaget
"hmmm...,biasa aja kelesssss"kata kakashi dengan gaya anak alay
*author ditimpuk kakashi
"well....,kau anak dari pemilik Hatake White Fang Inc."kata naruto
"Well..,sekarang aku harus pakai baju...,dingin..."kata kakashi sambil memilih baju yang akan dipakai
"memang cuacanya mendung"kata naruto yang melihat kakashi dan....
dia melihat wajah mulus dibalik masker yang dia lepas
deg
deg
deg
'Tampan nya......' batin naruto
"hmmm...,apa yang kau lihat manis?"kata kakashi sambil sedikit menggoda
"a........em......itu.....emm.......apa........itu"kata naruto yang jadi salah tingkah,pipinya memanas,jantungnya berdegup kencang
kakashi mendekat ke arah naruto dan dia tersandung karpet dan.....
"hmmmmmmmmmmmmmmmmm"naruto kaget
kakashi dan naruto masih terdiam dalam posisi ini hingga oksigen mereka menipis dan mereka terpaksa melepasnya
wajah naruto memanas,jantungnya berdegup kencang,semburat merah terlihat jelas di wajahnya
"emmmm....,Gomen naruto"kata kakashi yang langsung membaca sebuah buku karena menyembunyikan wajahnya yang sedikit malu
"Tak apa kok,buku apa itu ?"kata naruto
"bukan apa-apa,jangan dibaca ya"kata kakashi
"ahhh lihat,sedikit saja"kata naruto yang langsung mengejar kakashi
"tak mau we.. :p"kata kakashi sembari meledek
tanpa di sadari naruto jatuh dengan posisi tiduran
dan kakashi tak melihat naruto yang jatuh dan ikutan jatuh dia posisinya berada di atas naruto
mereka saling menatap beberapa saat,lalu kakashi memecah keheningan itu
"apa kau lapar ?"kakashi bertanya pada
krruuuyuuuk
"eemmm...iya"kata naruto sambil menahan malu
"oke kau mau apa?Teriyaki?Ramen?"kata kakashi
"RAMEN!!!!!!!!"kata naruto
===+++++Naruto POV+++++===
"RAMEN!!!!!!!!"kataku dengan semangat 45
"oke-oke siap manis"katanya sembari menggodaku
dia memasak di dapur sedang kan aku duduk menunggu di ruang tengah yang tak jauh dari kamar
aku berjalan ke arah kamar ku dan dia,lalu aku menemukan sebuah buku berjudul 'Icha Icha Paradise : Yaoi Edition'
karena penasaran aku membuka dan membacanya
aku menganga karena banyak adegan yang menurutku Hentai
"naru makanan sudah siap"katanya
dengan buru-buru aku menyimpan buku tersebut lalu berpura-pura merapihkan baju (karena membaca sambil ganti baju memakai piyama putih dengan motif Rubah ekor 9)
"naru ayo makan"katanya
"I...iii....iya"kataku sambil berkeringat
kakashi yang melihat ku langsung memberikan tatapan khawatir,dia mendekat
"apa kau sakit?"kakashi memegang dahi naruto
"tidak hanya sedikit aneh"kataku
"Apa kau membaca...?"katanya curiga
"H..hhah?,membaca apa?"kataku sambil gugup
"Membaca buku yang berada di rak itu"katanya sambil menunjuk
"apa,aku tidak,aku tidak mem-"kataku dan kalimatnya terpotong karena dia
mencium ku kembali,dia mengabsen gigiku,menjilat rongga dalam mulutku
"mhhmmmmmmmm,...."erangku yang tertahan di ciuman itu lidah kami saling beradu
diapun melepas ciuman nya dan menyeringai
"kau membacanya ya,aku tau dari balasanmu saat ciuman tadi"katanya
semburat merah muncul di wajah ku
+++++===Author POV===+++++
"oke-oke siap manis"katanya sembari menggodaku
dia memasak di dapur sedang kan aku duduk menunggu di ruang tengah yang tak jauh dari kamar
aku berjalan ke arah kamar ku dan dia,lalu aku menemukan sebuah buku berjudul 'Icha Icha Paradise : Yaoi Edition'
karena penasaran aku membuka dan membacanya
aku menganga karena banyak adegan yang menurutku Hentai
"naru makanan sudah siap"katanya
dengan buru-buru aku menyimpan buku tersebut lalu berpura-pura merapihkan baju (karena membaca sambil ganti baju memakai piyama putih dengan motif Rubah ekor 9)
"naru ayo makan"katanya
"I...iii....iya"kataku sambil berkeringat
kakashi yang melihat ku langsung memberikan tatapan khawatir,dia mendekat
"apa kau sakit?"kakashi memegang dahi naruto
"tidak hanya sedikit aneh"kataku
"Apa kau membaca...?"katanya curiga
"H..hhah?,membaca apa?"kataku sambil gugup
"Membaca buku yang berada di rak itu"katanya sambil menunjuk
"apa,aku tidak,aku tidak mem-"kataku dan kalimatnya terpotong karena dia
mencium ku kembali,dia mengabsen gigiku,menjilat rongga dalam mulutku
"mhhmmmmmmmm,...."erangku yang tertahan di ciuman itu lidah kami saling beradu
diapun melepas ciuman nya dan menyeringai
"kau membacanya ya,aku tau dari balasanmu saat ciuman tadi"katanya
semburat merah muncul di wajah ku
"baik-baik aku membacanya,oke langsung makan saja"kata naru
+
+
+
+
+ beberapa menit kemudian
"oke waktunya tidur"kata naruto
"hmmm....,berdua?"kata kakashi
"tidak...,kau di atas futon"kata naruto
+
+
+
+
+ beberapa menit kemudian
"oke waktunya tidur"kata naruto
"hmmm....,berdua?"kata kakashi
"tidak...,kau di atas futon"kata naruto
"Tak usah,toh kita kan sama-sama laki-laki"kata kakashi santai
"oke deh..,"kata naruto
beberapa menit kemudian
"naruto,kau sudah tidur?"kata kakashi
"Belum,kamu kenapa belum tidur"kata naruto
"Aku belum ngantuk"kata kakashi
"Sama,bagaimana kalo baca buku yang tadi"Kata naruto yang langsung membalikan badan ke arah kakashi
"bagaimana kalo ini"Kakashi langsung mencium naruto
"hmm......!!!O.O"naruto terkejut dengan ciuman tiba-tiba dari kakashi
karena pasokan oksigen yang menipis mereka melepas tautan bibir mereka dan muncul benang saliva diantara mereka
"bagaimana asik kan"kata kakashi menggoda naruto
"hmm...memang sih.tapi,kau selalu merebut sebuah ciuman dari ku"kata naruto sedikit kesal
"memangnya kenapa?,toh kau juga kan menikmatinya"kata kakashi
"Hoaaaaammmmm....,ngantuk" kata naruto sembari menguap
"yahh..,aku pun begitu"
"Oyasumi naruto"
"oyasumi Kakashi-kun"
======Pagi======
"hoaaaaammmmm....."naruto bangun
"Ohayou Naruto" kata kakashi sambil menyunggingkan sebuah senyuman
"Ohayou Kakashi kun"
"Jam berapa ini Kakashi kun?"
"Jam 4.00,kenapa?"
"tidak apa,aku harus ke sekolah jam 6.30"
"hmmm....,dimana kamu akan sekolah?"
"di Konoha Highschool"
"kebetulan aku sekolah disitu"
"ah..,yang benar?,kelas berapa?"
"Diatasmu"
"ohhh...,Gomenasai aku memanggil senpai dengan nama saja"
"tak apa aku senang malah"
"oke aku mandi dulu yah"
"hmmm....oke"
kamar mandi tidak naruto kunci sehingga bisa saja kakashi tiba-tiba masuk
"haaaahhh....,aku pakai boxer saja mandinya sekalian nyuci" naruto berbicara kepada diri sendiri
Cklekk
"Siapa itu ?"
"Kakashi senpai!!!!"
"Kau tidak mengunci Pintunya,mandi sekalian saja yuk"
"eee....a...i...tu....itu jangan di lepas ya boxernya" kata naruto
"oke tak apa"
kakashi memposisikan dirinya di belakang naruto dan memeluknya
hening~
tiba-tiba naruto memecah keheningan
"Senpai"
"ya,ada apa manis?"
"Kan senpai punya tubuh yang...maaf ya... sexy,tapi kenapa jarang memamerkannya pada yang lain"
kakashi terkejut dengan Pernyataan Naruto,lalu dia tersenyum (dia sedang tidak memakai masker) dan langsung memposisikannya di hadapan naruto
"Karena mereka akan iri karena pasti seseorang yang sangat beruntung pasti bisa melihatnya"katanya
"Apa maksud mu itu aku?"
lalu mengacak-acak rambut naruto,dan tanpa sengaja kejantanan kakashi tersentuh oleh tangannya yang sedang mencari sabun yang jatuh kedalam Bathub,dan sedikit meremas milik kakashi
"sshhhhh....ahhhh.." desah kakashi
"a...uu....mmm..ee....aaa..maaf....maaf...aku tidak sengaja"kata naruto yang jadi Salah tingkah
"tak apa pasti kau juga akan suka"kata kakashi sembari meremas milik naruto
"aahhhh.....se...npai......cu..khup....sshhh"desah naruto
"Hmm kau bilang cukup ya,oke aku hentikan"
tiba-tiba naruto jadi kesal,entah mengapa dia jadi kesal karena kakashi melepas remasannya
"ohhh....sudah jam 5.30 ayo pakai baju,perjalanannya takut macet,kalo macet paling pake kereta" kata kakashi yang langsung mengambil handuk dan mengelap rambut nya yang basah,lalu melepas boxernya dan langsung menutup nya dengan handuk
"brrr....sepertinya akan hujan lebat"kata kakashi yang melihat keluar jendela
naruto dan kakashi langsung memakai baju nya masing-masing
"ayo naru bereskan bukumu ke tas"
"sudah"
"bekal makan?"
"di kantin saja"
"oke berangkat"
setelah kakashi mengunci kamarnya,mereka langsung berjalan keluar apartement
"yah macet,ayo naik kereta 10 menit lagi berangkat"
"yosh kita berangkat"
setelah berlari cukup jauh,mereka langsung lari masuk kedalam kereta bawah tanah itu
"sempit" naruto menggerutu
"tak apa,cuma 10 menit kok"kata kakashi menenangkan
tangan kakashi mulai berulah,karena dekat dengan pantat naruto dia meremas pantat naruto yang kenyal
"Senpai hentikan" bisik naruto
"Tapi kau menikmatinya kan" goda kakashi
"ya,tapi jangan di tempat umum juga" kata naruto
setelah sampai naruto akhirnya bisa bernafas lega,setelah itu mereka berjalan menuju sekolah
setelah sampai kakashi memberitahu naruto bahwa dia harus ke aula
Dan MOS pun dimulai
|
|
|
| beberapa jam kemudian
setelah beberapa jam MOS pun selesai
"akh....dingin"kataku ketika merasa di pipi ku ada sesuatu yang dingin
aku pun menoleh ke arah siapa yang melakukannya,ternyata Kakashi Senpai
"ahh...,senpai, senpai sedang apa disini ?"kataku
"Sedang menikmati taman sekolah"
"hmmm.....,ngomong-ngomong pembagian kelas sudah di tempel di mading?"
"sudah baru saja,nih minum untuk kamu" katanya
"oh,terimakasih senpai,aku ke mading dulu"kataku sambil membungkuk
"Sama-sama,tapi aku juga mau kesana melihat mu ada di kelas berapa"
"oke,ayo senpai"kataku dengan semangat,aku sedikit berlari sedangkan kulihat senpai,dia jalan santai saja,dan banyak FC nya kulihat dan aku mendengar seorang gadis berkata pada temannya
"wahhh,lihat itu Kakashi senpai"gadis 1
"iya,dia sangat dingin seperti pangeran es" gadis 2
wah FC nya banyak juga
setelah beberapa saat aku pun sampai di Mading
banyak yang melihat ku dengan tatapan tak percaya,terdengar sebuah bisikan dari seseorang
"dia pintar sekali ya sepertinya" orang ke 1
"iya udah manis,lucu,pintar lagi aku jadi iri" orang ke 2
"Dia itu cewek atau cowok ?" orang ke 3
aku acuh saja dan kulihat deretan nama,dan namaku tertera di kelas 1-SS+
'wah aku benar-benar tak menyangka kelas inikan kelas yang pintar semua' batin ku
lalu aku mendengar bisikan lagi
"wah itu kakashi senpai"
"dia kan yang meraih nilai Sempurna"
kakashi hanya menarik ku dari kerumunan dan mendudukan ku di kursi yang tak terlalu jauh dari mading
"Selamat ya kamu masuk kelas SS+,aku benar-benar tak menyangka"
"oke deh..,"kata naruto
beberapa menit kemudian
"naruto,kau sudah tidur?"kata kakashi
"Belum,kamu kenapa belum tidur"kata naruto
"Aku belum ngantuk"kata kakashi
"Sama,bagaimana kalo baca buku yang tadi"Kata naruto yang langsung membalikan badan ke arah kakashi
"bagaimana kalo ini"Kakashi langsung mencium naruto
"hmm......!!!O.O"naruto terkejut dengan ciuman tiba-tiba dari kakashi
karena pasokan oksigen yang menipis mereka melepas tautan bibir mereka dan muncul benang saliva diantara mereka
"bagaimana asik kan"kata kakashi menggoda naruto
"hmm...memang sih.tapi,kau selalu merebut sebuah ciuman dari ku"kata naruto sedikit kesal
"memangnya kenapa?,toh kau juga kan menikmatinya"kata kakashi
"Hoaaaaammmmm....,ngantuk" kata naruto sembari menguap
"yahh..,aku pun begitu"
"Oyasumi naruto"
"oyasumi Kakashi-kun"
======Pagi======
"hoaaaaammmmm....."naruto bangun
"Ohayou Naruto" kata kakashi sambil menyunggingkan sebuah senyuman
"Ohayou Kakashi kun"
"Jam berapa ini Kakashi kun?"
"Jam 4.00,kenapa?"
"tidak apa,aku harus ke sekolah jam 6.30"
"hmmm....,dimana kamu akan sekolah?"
"di Konoha Highschool"
"kebetulan aku sekolah disitu"
"ah..,yang benar?,kelas berapa?"
"Diatasmu"
"ohhh...,Gomenasai aku memanggil senpai dengan nama saja"
"tak apa aku senang malah"
"oke aku mandi dulu yah"
"hmmm....oke"
kamar mandi tidak naruto kunci sehingga bisa saja kakashi tiba-tiba masuk
"haaaahhh....,aku pakai boxer saja mandinya sekalian nyuci" naruto berbicara kepada diri sendiri
Cklekk
"Siapa itu ?"
"Kakashi senpai!!!!"
"Kau tidak mengunci Pintunya,mandi sekalian saja yuk"
"eee....a...i...tu....itu jangan di lepas ya boxernya" kata naruto
"oke tak apa"
kakashi memposisikan dirinya di belakang naruto dan memeluknya
hening~
tiba-tiba naruto memecah keheningan
"Senpai"
"ya,ada apa manis?"
"Kan senpai punya tubuh yang...maaf ya... sexy,tapi kenapa jarang memamerkannya pada yang lain"
kakashi terkejut dengan Pernyataan Naruto,lalu dia tersenyum (dia sedang tidak memakai masker) dan langsung memposisikannya di hadapan naruto
"Karena mereka akan iri karena pasti seseorang yang sangat beruntung pasti bisa melihatnya"katanya
"Apa maksud mu itu aku?"
lalu mengacak-acak rambut naruto,dan tanpa sengaja kejantanan kakashi tersentuh oleh tangannya yang sedang mencari sabun yang jatuh kedalam Bathub,dan sedikit meremas milik kakashi
"sshhhhh....ahhhh.." desah kakashi
"a...uu....mmm..ee....aaa..maaf....maaf...aku tidak sengaja"kata naruto yang jadi Salah tingkah
"tak apa pasti kau juga akan suka"kata kakashi sembari meremas milik naruto
"aahhhh.....se...npai......cu..khup....sshhh"desah naruto
"Hmm kau bilang cukup ya,oke aku hentikan"
tiba-tiba naruto jadi kesal,entah mengapa dia jadi kesal karena kakashi melepas remasannya
"ohhh....sudah jam 5.30 ayo pakai baju,perjalanannya takut macet,kalo macet paling pake kereta" kata kakashi yang langsung mengambil handuk dan mengelap rambut nya yang basah,lalu melepas boxernya dan langsung menutup nya dengan handuk
"brrr....sepertinya akan hujan lebat"kata kakashi yang melihat keluar jendela
naruto dan kakashi langsung memakai baju nya masing-masing
"ayo naru bereskan bukumu ke tas"
"sudah"
"bekal makan?"
"di kantin saja"
"oke berangkat"
setelah kakashi mengunci kamarnya,mereka langsung berjalan keluar apartement
"yah macet,ayo naik kereta 10 menit lagi berangkat"
"yosh kita berangkat"
setelah berlari cukup jauh,mereka langsung lari masuk kedalam kereta bawah tanah itu
"sempit" naruto menggerutu
"tak apa,cuma 10 menit kok"kata kakashi menenangkan
tangan kakashi mulai berulah,karena dekat dengan pantat naruto dia meremas pantat naruto yang kenyal
"Senpai hentikan" bisik naruto
"Tapi kau menikmatinya kan" goda kakashi
"ya,tapi jangan di tempat umum juga" kata naruto
setelah sampai naruto akhirnya bisa bernafas lega,setelah itu mereka berjalan menuju sekolah
setelah sampai kakashi memberitahu naruto bahwa dia harus ke aula
Dan MOS pun dimulai
|
|
|
| beberapa jam kemudian
setelah beberapa jam MOS pun selesai
=====+++++Naruto POV+++++=====
'haaaahhh lega nya MOS sudah selesai,capek juga' batinku"akh....dingin"kataku ketika merasa di pipi ku ada sesuatu yang dingin
aku pun menoleh ke arah siapa yang melakukannya,ternyata Kakashi Senpai
"ahh...,senpai, senpai sedang apa disini ?"kataku
"Sedang menikmati taman sekolah"
"hmmm.....,ngomong-ngomong pembagian kelas sudah di tempel di mading?"
"sudah baru saja,nih minum untuk kamu" katanya
"oh,terimakasih senpai,aku ke mading dulu"kataku sambil membungkuk
"Sama-sama,tapi aku juga mau kesana melihat mu ada di kelas berapa"
"oke,ayo senpai"kataku dengan semangat,aku sedikit berlari sedangkan kulihat senpai,dia jalan santai saja,dan banyak FC nya kulihat dan aku mendengar seorang gadis berkata pada temannya
"wahhh,lihat itu Kakashi senpai"gadis 1
"iya,dia sangat dingin seperti pangeran es" gadis 2
wah FC nya banyak juga
setelah beberapa saat aku pun sampai di Mading
banyak yang melihat ku dengan tatapan tak percaya,terdengar sebuah bisikan dari seseorang
"dia pintar sekali ya sepertinya" orang ke 1
"iya udah manis,lucu,pintar lagi aku jadi iri" orang ke 2
"Dia itu cewek atau cowok ?" orang ke 3
aku acuh saja dan kulihat deretan nama,dan namaku tertera di kelas 1-SS+
'wah aku benar-benar tak menyangka kelas inikan kelas yang pintar semua' batin ku
lalu aku mendengar bisikan lagi
"wah itu kakashi senpai"
"dia kan yang meraih nilai Sempurna"
kakashi hanya menarik ku dari kerumunan dan mendudukan ku di kursi yang tak terlalu jauh dari mading
"Selamat ya kamu masuk kelas SS+,aku benar-benar tak menyangka"
=====-----Author POV-----=====
==Ruang kepala sekolah==
"jadi bagaimana pak?"kata kushina dan minato
"Kushina,Minato kalian...........,Diterima Selamat ya,dan kalian juga mengajar di kelas manapun"kata kepala sekolah
"Arigatou Gozaimasu"kata kushina dengan bangga
==Ruang Piket==
[Kepada Uzumaki Naruto harap ke ruang Rapat Anbu sekarang]
==Koridor==
"ung.....,senpai,maukah senpai mengatar ku ke ruang Rapat Anbu ?,aku tidak tau dimana"kata naruto
"Baik,karena aku anggotanya aku antar"kata kakashi
"Ehhhh....,kau jadi anggota Anbu"
"yup,benar sekali"
mereka berjalan menujun ruangan rapat
setelah sampai
"baik semua perkenalkan diri kalian masing-masing"kata seseorang berambut diikat melawan gravitasi
"aku Hyuuga Neji,dari kelas 1-SS++,menjabat sebagai HUMAS"
"aku Yamanaka Ino,dari kelas 1-AA,menjabat sebagai Sekretaris 1"
"aku Uchiha Sasuke,dari kelas 1-AS,menjabat sebagai Bendahara"
"aku Hatake Kakashi,dari kelas 2-SS++ menjabat sebagai Wakil Ketua 1"
"aku Haruno Sakura,dari kelas 1-AA,menjabat sebagai Sekretaris 2 dan Keamanan"
"aku Sai,dari kelas 2-AS,menjabat sebagai Seksi Peralatan 1"
"aku Kourika Oukutsu,dari kelas 1-SS+,menjabat sebagai Wakil Ketua 2"
"aku Nara Shikamaru, dari kelas 2-SS++,menjabat sebagai Ketua"
"aku Oritsu Kouka, dari kelas 1-SS+, menjabat sebagai Seksi peralatan 2"
"Saya anggota baru Uzumaki Naruto,dari kelas 1-SS+,Yoroshiku onegai shimasu"
"Kamu aku pilih karena aku melihat Ijazah mu kau punya Nilai yang tinggi"
"jadi ada rapat apa sekarang Ketua"Kata naruto
"kita hanya perkenalan,oh iya,minggu depan hari minggu kamu dilantik"
"Arigatou Gozaimasu ketua"
"sama-sama,kamu akan langsung menjabat menjadi Wakil Ketua 3"
"Terimakasih lagi ketua"
"sama-sama,Naruto kamu boleh keluar sekarang"
naruto pun membungkukan badan
menuju ke kelasnya
==Kelas Naruto==
"Naruto kenapa kamu terlambat ?"kata guru yang naruto lihat-lihat mirip ayahnya
"Sumimasen Sensei,Saya dari ruang Anbu"
"oke,kemari"kata gurunya
kemudian berbisik
"Naru kamu tidak ingat siapa aku ?"kata gurunya
"To....Tou-san"
"yup,Tou-san akan mengajar Fisika di sini"
"silahkan duduk Naru"
"Terimakasih To...,maksud saya Sensei"
setelah naruto berjalan dia menemukan tempat kosong
"Kourika-san bolehkah aku duduk disini?"
"silahkan saja"
pelajaran dimulai
%%%KRINGGGGGGGG%%%
bel istirahat pun berbunyi
Naruto menuju kantin,dan dia bertemu dengan sosok mirip Kaa-san nya
"Naru...,kamu tidak menganggap Kaa-san"
"Okaa-san,jadi Okaa-san dan Otou-san kerja disini"
"yup ini kejutan untuk mu"
"Terimakasih Okaa-san naru ke kantin dulu"
"oke,bye"
"dah Okaa-san"
'huh banyak sekali kejadian yang tak terduga hari ini' batin naruto
Naruto pun menuju kantin dia memesan semangkuk Ramen dan es teh
Sluuurrrrrppp "ahhhhh......" setelah makanannya habis dia dikagetkan dengan tepukan dari seseorang
"Heh....,kau setelah masuk kelas 1-SS+ jadi sedikit sombong"katanya
naruto pun menoleh,lalu menyidik-nyidik wajahnya yang sangat familiar
"emmmm....,Ahhh....,Kiba-san,Bagaimana kabarmu ?,sejak kapan kamu ke Jepang lagi ?,Masuk kelas mana?" beberapa pertanyaan dilontarkan naruto kepada pemuda yang bernama kiba tadi
"baik,Kemarin,1-BD,Selamat ya masuk kelas 1-SS+" katanya
"euum....,Arigatou.Eh kiba kau tau tidak,Kaa-san dan Tou-san ku mengajar disini,aku terpilih menjadi Anbu dan menjabat sebagai Wakil Ketua 3" kata naru yang terlalu senang
"wahh...,IQ mu meningkat sangat drastis,padahal kau sama dengan ku saat dulu,tak kusangka kau menjadi pintar dalam sekejap" kata kiba takjub
"hmmm....,Naru kau tau kan Shikamaru Senpai" kata kiba sambil tersipu malu
"ya,dia ketua Anbu,dan dia ada di kelas orang jenius yaitu 2-SS++" kata naru
"ehmmm...,kalo boleh curhat ni ya, sebenarnya aku suka dengan-"kata kiba yang tiba-tiba ucapannya terpotong,karena.....Karena......KARENA.......
*Author kelamaan,ditimpuk botol,piano(tunggu darimana Piano itu?) #Jrengggggg (=suara piano=)
Karena Shikamaru yang tiba-tiba mencium bibir Kiba
"Hmp" Kiba Terbelalak dengan ciuman dari Shikamaru,Lalu para Fujoshi dan Fundashi memotret Adegan itu dan menyimpannya di Laptop Nista mereka
setelah ciuman itu dilepas, muncul semburat merah di wajah kiba
"Kiba-kun,Aku mencintai mu <3" shikamaru yang langsung mengatakan hal itu pada kiba di depan naruto
Naruto hanya menganga melihat kejadian ini,dan dia teringat dengan kakashi yang selalu mencium bibir naruto,wajah Naruto sangat merah seperti Kepiting yang direbus
"ehm...,I....i.,...iya.....a....aku...ju....juga....cinta.....de...dengan Senpai" kata kiba yang langsung Menahan malu
"Arigatou Kiba-kun"kata shikamaru
Shikamaru melihat wajah naruto yang memerah
"Naru apa kau sakit ?"Tanya nya
"iya naru kamu kelihatan kurang sehat"Kata kiba
"Tak apa aku hanya kaget saat kejadian tadi,Selamat ya Kiba"kata naru
"Terimakasih Naruto" kata kiba
lalu naruto pun berjalan ingin meninggal kan kantin,tiba-tiba naruto merasa pusing,suara yang ia dengar menjadi banyak layaknya berdesakan,dan tiba-tiba
Brukkkkkkk
Naruto jatuh pingsan yang langsung di tangkap Kakashi yang tadinya mengikuti Shikamaru, Shikakiba yang melihat itu langsung ikut mengantar naruto yang tiba-tiba berubah pucat saat mengobrol tadi
===UKS===
sakura memeriksa naruto
di wajah sakura tampak seperti mengenali gejala aneh ini,namun ini di luar Medis
"ehmmm...,aku tak bisa menjelaskan,tapi dia menderita Jatuhus Cintanusus "katanya (dari kata Jatuh Cinta)
"penyakit apa itu ?"tanya kiba
sedangkan Shikamaru hanya membatin
'Penyakit yang menyerang perasaan terhadap orang yang disukai nya,dan dapat membuat orang yang menderita ini hilang kesadaran' itulah batinnya
"Penyakit bagi para kaum Adam seperti dia,ia terkena ini sejak kemarin,dan yang kulihat dia terlalu malu saat di depan orang yang disukainya"kata sakura
"ehmmmm........,Aku sedikit Mengerti"kata kiba
"Hn,lebih baik aku akan mempraktekannya segera agar kau tak kena penyakit itu" kata shikamaru
"wahh....,shika-senpai aku ingin meminta senpai merekamnya ya"kata sakura *Fujoshi nya akut lagi
"Oke,tapi kau harus merahasiakannya atau kau akan mendapat masalah"kata shika sedikit mengancam
Naruto tiba-tiba bangun,lalu dia hanya melihat rambut silver yang menemaninya selama 15 menit itu,dia lalu mengusap kepala senpai nya dan dia tidak bisa lepas dari rambut silver yang sangat menggoda nya,Kakashi pun terbangun lalu memeluk naruto
"Saphire-kun aku tidak akan meninggalkan mu"kata kakashi
"Crimson senpai"langsung terbelalak melihat Senpai nya ini memeluknya
*dari mata mereka naruto(Saphire) kakashi ( Crimson dan hitam)
{Jepret} suara kamera dan tidak lupa bleachnya mem-foto Adegan pelukan Kakanaru
"kyaaa!!!!,aku mendapatkannya"teriak girang sang pemilik rambut Cherry Blossom *Fujoshi nya kembali akut
"hei Sakura-Chan jangan menyebarkannya dong" kata naru
"oke dengan Dua syarat" katanya
kakashi langsung melepas pelukannya dan menatap bingung Sakura
"Apa itu ?"tanya kakashi dan naruto bersama-an
"Syarat ke-1 : Kalian harus melakukan adegan kiss yang hot di depan ku
Syarat ke-2 : Aku ingin kalian melakukan date & Making Love dan itu harus ada Videonya"katanya
"Apa?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!"kata naru yang kaget bukan main
kakashi hanya menyeringai di balik Maskernya
"Oke,jika kau tak mau aku akan sebarkan Foto tadi"kata sakura
"Oke.....oke...,nikmatilah pertunjukannya"kata naru dengan semburat merah yang muncul di Pipinya yang ia kembungkan dan di manyunkan bibir nyaa dan kakashi,sakura,kiba,dan shika menjadi [KAWAIIII DESU NE :3] (saat naru membereskan kata-katanya kiba dan shika langsung muncul)
shikamaru langsung menyiapkan Iphone nya dalam mode Video,sakura pun langsung mengeluarkan Handycam yang ia simpan di tas kecil di samping Roknya [mulai merekam]
naruto sedikit canggung saat akan mencium bibir kakashi yang saat ini tidak memakai masker
Kakashi langsung mendorong kepala naruto dan langsung mulai bertarung lidah
naruto hanya bisa melenguh nikmat,dan pertempuran mereka perlihatkan pada Penonton
Lalu naruto pun kalah dalam pertarungan dan kakashi langsung meng-absen gigi naruto dan menjilat langit-langitnya
akhirnya setelah 5 menit berciuman panas mereka pun melepas tautan bibir mereka,lalu seutas benang saliva mereka terlihat sangat jelas
[klip] shika dan sakura pun menghentikan rekaman mereka
mereka berdua hanya menganga melihat kejadian ciuman yang sangat panas tadi
"hhahh..,hhhaaahh...,apa kau sudah puas?"kata naruto
kakashi memasang kembali maskernya ke wajahnya
"kyaaaa ciuman kalian sangat lah panas,oke syarat ke 2 langsung dilakukan atau minggu depan setelah pelantikan"kata sakura menawarkan sedikit keringanan pada syarat kedua
"Sesudah pelantikan lebih bagus" kata kakashi sembari tersenyum ke pada sakura
"oke,duluan ya,Bye Kakashi senpai,Naruto kun"katanya yang langsung meninggal kan UKS
"oke aku juga duluan ya,Bye Kakashi,Bye Naru-kun"kata ShikaKiba
"umm....,Kakashi-Senpai Maaf aku lancang memanggilmu 'Crimson Senpai' sekali lagi Sumimasen " kata naruto dengan menundukan kepalanya
"Tak apa,Oh iya Naruto kun,Ada yang ingin ku katakan dari saat kita bertemu"kata kakashi yang menarik dagu naruto dan mendekatkannya dengan wajah kakashi yang tanpa masker di mulutnya
"Apa itu Senpai?"kata naruto dengan Puppy Eyes nya
"enggg.......,Naruto apa kau sudah punya kekasih?"kata kakashi
"Tentu saja belum,memangnya kenapa senpai?"
"emmmm-"ucapan kakashi terpotong karena suara bel yang bisa dibilang sangat keras
%Kringggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg%
"sumimasen senpai aku kekelas dulu"kata naru yang langsung mempersiapkan diri memakai sepatu dan.....
"Arghhhh....Sakit"kata naruto meringis kesakitan di kepalanya
"Naruto biar aku yang antar ke kelas mu,lagi pula tidak terlalu jauh dari kelas ku kan?" kata kakashi
"Terima kasih Senpai"
naruto di gendong di punggung kakashi lalu setelah sampai dia melihat pusingnya ini semakin menjadi-jadi
guru yang mengajar pun khawatir akan keadaan,naruto
setelah sampai Kurenai-sensei tampak khawatir dengan keadaan naruto
"Naruto,sebaiknya kamu izin saja,muka mu sudah sangat pucat"kata guru nya
naruto mengangguk lemah lalu kakashi mengambil tas naruto dan membawanya ala Bridal style lalu berjalan ke kelasnya dan ambil Izin
"Senpai tolong bawa aku ke ruang guru"kata naru dengan lemas
kakashi mengangguk lalu berjalan menuju ruang guru
di dalam ruang guru terdapat Kushina Sensei dan Minato Sensei
kakashi mendudukan naruto di hadapan orang tua nya yang tidak dia ketahui
"Naru kenapa?,pucat sekali wajah kamu" kata kushina khawatir
"Kakashi-kun terimakasih telah mengantar naruto kepada kami" kata minato
"Sama-sama Sensei"kata kakashi
"ya sudah kaa-san telepon kakak mu" saat kushina akan mengambil Iphone nya
naruto menghadang tangan kaa-san nya
"Tak apa Okaa-san aku bisa ke apartement bersama Kakashi senpai"kata naruto
"Yare-yare,kamu baru masuk sekolah sudah begini lagi" tiba-tiba suara itu mengejut kan semuanya
"Iya nih Naru kok gak Semangat gitu" kata wanita imut mirip naruto
"Dei-nii, Naruko-nii, kapan kalian sampai?"kata naru dengan sisa tenaganya
"Baru saja,ayo ku antar ke Rumah Sakit"kata Deidara
"Dei, Naruko, kamu tidak ingat Okaa-san dan Otou-san mu ?"kata kushina
"Hah?,Jadi!!,Otou-san dan Okaa-san mengajar disini"
"yup"kata Minakushi
"oke,aku duluan ya"kata naruto
"hati-hati ya naru,jangan lupa makan,dan minum yang sehat" kata kushina
naruto pun mengangguk lemah sembari tersenyum kepada keluarganya
kakashi lalu menggendong naruto menuju Tempat parkir,disana kakashi sudah menyimpan mobil Ferrari yang ia dapat dari ayahnya,dia mendudukan naruto di sebelahnya
saat kakashi masuk dan akan menyalakan mobil,naruto langsung memanggil nama kakashi dan langsung mengenggam erat tangan nya
"Kakashi-Senpai......hhhh.........hhhh.....hhh" kata naru to dengan sangat lemah
kakashi yang melihat keadaan itu langsung melepas kan tangannya dari genggaman naruto,dia membawa naruto ke Rumah Sakit terdekat,dia membawa naruto ke dekat ruang dokter Umum,setelah sampai kini saat nya menunggu namanya di panggil
"sshhhhh......,dingin......dingin....senpai"kata naruto
"naru pakai lah jaket ku ini cukup tebal" kata kakashi dengan sangat khawatir
setelah beberapa menit
"Uzumaki Naruto"setelah dipanggil kakashi mmbawa naruto untuk masuk ke dalam ruangan dokter
"jadi apa keluhan mu ?"kata dokter yang kakashi kenal sebagai dokter Tsunade
"Tsunade-sama keadaannya sudah tidak memungkinkan dia untuk menjawab"kata kakashi
"hmmm....,baiklah aku akan memeriksanya"kata Tsunade
dia periksa
"Mu...mungkin kah ini"kata tsunade kaget
"Shizune coba periksa dia,mungkin ini salah satu penelitian kita" lanjut nya
Perempuan yang dipanggil Shizune itu hanya mengangguk dan langsung memeriksa naruto,dia pu juga memasang wajah kaget
"Benar Tsunade-sama"kata shizune
"Jadi dia menderita apa ?"tanyaku yang mulai sangat khawatir dengan keadaannya
"ehm...,jadi kakashi jangan kaget ya,dia harus melakukan terapi,namun...."katanya
"terapi ini dilakukan oleh laki-laki?"lanjut nya
"Akan ku lakukan,apapun akan kulakukan untuknya"kataku
lalu kulihat dokter ini tersenyum dan berkata
"Kau adalah calon Pendamping yang sangat cocok dengan nya"
"eh???"kataku yang sedikit bingung dengan maksud dari perkataannya
"baiklah,kau harus melakukannya pada saat hari sabtu"katanya yang langsung ku catat di dalam buku
"Kamu harus menuruti apa yang dia mau,buat lah dia nyaman,jangan buat dia terlalu marah,lakukan kencan dengan dia,Berciuman dengan dia,lalu manjakan dia,lalu-"ucapanya terhenti karena aku bertanya
"Memanjakannya ?,dengan cara ?"kataku
"kamu tanyakan lah pada adik bungsuku"katanya *adik bungsunya itu sakura
"yang terakhir lakukan 'itu' dengan dia,setelah itu dia akan sembuh"
"oke terimakasih" kataku sambil membungkuk
"sama-sama,oh iya aku lupa memberi tahu mu"katanya
"Tentang ?"kataku singkat
"resiko yang akan di terima" katanya
"apa saja resikonya ?"kataku dengan nada sedikit khawatir
"Resikonya.SATU,kamu membuat nya tidak bisa berjalan dengan benar selama beberapa hari,DUA,bisa saja dia Hamil karena dia bisa mengandung walaupun dia ini laki-laki sepertimu karena dia mempunyai Rahim,TIGA,kamu harus menuruti keinginnannya ingat jika dia Bad Mood,dia tidak segan-segan akan melakukan apapun agar bisa dapat apa yang dia inginkan,EMPAT kamu akan menghadapi banyak cobaan,jadi bersabarlah"katanya
"Baik,Arigatou gozaimasu Tsunade-sama"kataku
dia pun beristirahat sampai tiba hari Kamis dia sudah bugar kembali
~Ke khawatiran Shika~
{}{}{}Kiba Bedroom{}{}{}
"ehm....., Shika-Senpai, Senpai kan dulu pernah janji akan mempraktekan sesuatu"kata kiba
"Praktek?,apa kau yakin?"tanya Shika
"Kumohon~"Kata kiba dengan manja
'Oh Kami-sama,terimakasih telah memberikan hadiah ini' batin Shika
"ehmmm....,apa kau pernah kiss?"tanyaku
kiba yang mendengar itu langsung salah tingkah dan wajahnya memerah
"a....ah....,Shi....Shika-Senpai.....,ke...kenapa bertanya seperti itu,bukan kah senpai yang mengambil First Kiss ku"Kata kiba dengan gelagapan
"hmm...,Kiba"kata Shika yang mengunci pintu itu dan membawa HandyCam dan menyalakannya
"ehm...mmmmm....,Senpai?,kenapa dikunci ?"kata kiba yang langsung mengambil langkah mundur
"tak apa,bukan kah kita akan mempraktekannya?"kata shika yang berjalan perlahan menuju kiba
saat kiba akan duduk dan merangkak mundur dia langsung diserang oleh Shika
"Hmmmppppp.....,mmmmm........,hmmmppppp" Suaranya dikunci oleh Shika
kiba perlahan-lahan mulai membalas dan menikmatinya,ciuman itu seketika bertambah panas,shika perlahan melepas kaos yang dipakai kiba,kiba pun melakukan hal yang sama pada kemeja yang dipakai shika
"Akh....ahhhh....Sen...pha.iii" desah kiba saat shika memelintir nipples nya
shika lalu menjilatnya,menghisapnya lalu pindah ke leher kiba dan menghisapnya dan menggigit dan terciptalah Kissmark
"Akhhhh....hhh" kiba hanya bisa mendesah dan pasrah dengan keadaannya saat ini
shikamaru menyeringai langsung menjilat turun menuju area pirvat milik kiba
shikamaru menatap kiba dengan penuh nafsu yang luar biasa membara
"Senpai......jangan menatap ku seperti itu" kata kiba yang langsung menutup mukanya karena malu
saat Shikamaru akan membuka celana pendek kiba, tiba-tiba kiba menahan tangan shika
"T...t..tunggu Senpai" kata kiba
"jadi bagaimana pak?"kata kushina dan minato
"Kushina,Minato kalian...........,Diterima Selamat ya,dan kalian juga mengajar di kelas manapun"kata kepala sekolah
"Arigatou Gozaimasu"kata kushina dengan bangga
==Ruang Piket==
[Kepada Uzumaki Naruto harap ke ruang Rapat Anbu sekarang]
==Koridor==
"ung.....,senpai,maukah senpai mengatar ku ke ruang Rapat Anbu ?,aku tidak tau dimana"kata naruto
"Baik,karena aku anggotanya aku antar"kata kakashi
"Ehhhh....,kau jadi anggota Anbu"
"yup,benar sekali"
mereka berjalan menujun ruangan rapat
setelah sampai
"baik semua perkenalkan diri kalian masing-masing"kata seseorang berambut diikat melawan gravitasi
"aku Hyuuga Neji,dari kelas 1-SS++,menjabat sebagai HUMAS"
"aku Yamanaka Ino,dari kelas 1-AA,menjabat sebagai Sekretaris 1"
"aku Uchiha Sasuke,dari kelas 1-AS,menjabat sebagai Bendahara"
"aku Hatake Kakashi,dari kelas 2-SS++ menjabat sebagai Wakil Ketua 1"
"aku Haruno Sakura,dari kelas 1-AA,menjabat sebagai Sekretaris 2 dan Keamanan"
"aku Sai,dari kelas 2-AS,menjabat sebagai Seksi Peralatan 1"
"aku Kourika Oukutsu,dari kelas 1-SS+,menjabat sebagai Wakil Ketua 2"
"aku Nara Shikamaru, dari kelas 2-SS++,menjabat sebagai Ketua"
"aku Oritsu Kouka, dari kelas 1-SS+, menjabat sebagai Seksi peralatan 2"
"Saya anggota baru Uzumaki Naruto,dari kelas 1-SS+,Yoroshiku onegai shimasu"
"Kamu aku pilih karena aku melihat Ijazah mu kau punya Nilai yang tinggi"
"jadi ada rapat apa sekarang Ketua"Kata naruto
"kita hanya perkenalan,oh iya,minggu depan hari minggu kamu dilantik"
"Arigatou Gozaimasu ketua"
"sama-sama,kamu akan langsung menjabat menjadi Wakil Ketua 3"
"Terimakasih lagi ketua"
"sama-sama,Naruto kamu boleh keluar sekarang"
naruto pun membungkukan badan
menuju ke kelasnya
==Kelas Naruto==
"Naruto kenapa kamu terlambat ?"kata guru yang naruto lihat-lihat mirip ayahnya
"Sumimasen Sensei,Saya dari ruang Anbu"
"oke,kemari"kata gurunya
kemudian berbisik
"Naru kamu tidak ingat siapa aku ?"kata gurunya
"To....Tou-san"
"yup,Tou-san akan mengajar Fisika di sini"
"silahkan duduk Naru"
"Terimakasih To...,maksud saya Sensei"
setelah naruto berjalan dia menemukan tempat kosong
"Kourika-san bolehkah aku duduk disini?"
"silahkan saja"
pelajaran dimulai
%%%KRINGGGGGGGG%%%
bel istirahat pun berbunyi
Naruto menuju kantin,dan dia bertemu dengan sosok mirip Kaa-san nya
"Naru...,kamu tidak menganggap Kaa-san"
"Okaa-san,jadi Okaa-san dan Otou-san kerja disini"
"yup ini kejutan untuk mu"
"Terimakasih Okaa-san naru ke kantin dulu"
"oke,bye"
"dah Okaa-san"
'huh banyak sekali kejadian yang tak terduga hari ini' batin naruto
Naruto pun menuju kantin dia memesan semangkuk Ramen dan es teh
Sluuurrrrrppp "ahhhhh......" setelah makanannya habis dia dikagetkan dengan tepukan dari seseorang
"Heh....,kau setelah masuk kelas 1-SS+ jadi sedikit sombong"katanya
naruto pun menoleh,lalu menyidik-nyidik wajahnya yang sangat familiar
"emmmm....,Ahhh....,Kiba-san,Bagaimana kabarmu ?,sejak kapan kamu ke Jepang lagi ?,Masuk kelas mana?" beberapa pertanyaan dilontarkan naruto kepada pemuda yang bernama kiba tadi
"baik,Kemarin,1-BD,Selamat ya masuk kelas 1-SS+" katanya
"euum....,Arigatou.Eh kiba kau tau tidak,Kaa-san dan Tou-san ku mengajar disini,aku terpilih menjadi Anbu dan menjabat sebagai Wakil Ketua 3" kata naru yang terlalu senang
"wahh...,IQ mu meningkat sangat drastis,padahal kau sama dengan ku saat dulu,tak kusangka kau menjadi pintar dalam sekejap" kata kiba takjub
"hmmm....,Naru kau tau kan Shikamaru Senpai" kata kiba sambil tersipu malu
"ya,dia ketua Anbu,dan dia ada di kelas orang jenius yaitu 2-SS++" kata naru
"ehmmm...,kalo boleh curhat ni ya, sebenarnya aku suka dengan-"kata kiba yang tiba-tiba ucapannya terpotong,karena.....Karena......KARENA.......
*Author kelamaan,ditimpuk botol,piano(tunggu darimana Piano itu?) #Jrengggggg (=suara piano=)
Karena Shikamaru yang tiba-tiba mencium bibir Kiba
"Hmp" Kiba Terbelalak dengan ciuman dari Shikamaru,Lalu para Fujoshi dan Fundashi memotret Adegan itu dan menyimpannya di Laptop Nista mereka
setelah ciuman itu dilepas, muncul semburat merah di wajah kiba
"Kiba-kun,Aku mencintai mu <3" shikamaru yang langsung mengatakan hal itu pada kiba di depan naruto
Naruto hanya menganga melihat kejadian ini,dan dia teringat dengan kakashi yang selalu mencium bibir naruto,wajah Naruto sangat merah seperti Kepiting yang direbus
"ehm...,I....i.,...iya.....a....aku...ju....juga....cinta.....de...dengan Senpai" kata kiba yang langsung Menahan malu
"Arigatou Kiba-kun"kata shikamaru
Shikamaru melihat wajah naruto yang memerah
"Naru apa kau sakit ?"Tanya nya
"iya naru kamu kelihatan kurang sehat"Kata kiba
"Tak apa aku hanya kaget saat kejadian tadi,Selamat ya Kiba"kata naru
"Terimakasih Naruto" kata kiba
lalu naruto pun berjalan ingin meninggal kan kantin,tiba-tiba naruto merasa pusing,suara yang ia dengar menjadi banyak layaknya berdesakan,dan tiba-tiba
Brukkkkkkk
Naruto jatuh pingsan yang langsung di tangkap Kakashi yang tadinya mengikuti Shikamaru, Shikakiba yang melihat itu langsung ikut mengantar naruto yang tiba-tiba berubah pucat saat mengobrol tadi
===UKS===
sakura memeriksa naruto
di wajah sakura tampak seperti mengenali gejala aneh ini,namun ini di luar Medis
"ehmmm...,aku tak bisa menjelaskan,tapi dia menderita Jatuhus Cintanusus "katanya (dari kata Jatuh Cinta)
"penyakit apa itu ?"tanya kiba
sedangkan Shikamaru hanya membatin
'Penyakit yang menyerang perasaan terhadap orang yang disukai nya,dan dapat membuat orang yang menderita ini hilang kesadaran' itulah batinnya
"Penyakit bagi para kaum Adam seperti dia,ia terkena ini sejak kemarin,dan yang kulihat dia terlalu malu saat di depan orang yang disukainya"kata sakura
"ehmmmm........,Aku sedikit Mengerti"kata kiba
"Hn,lebih baik aku akan mempraktekannya segera agar kau tak kena penyakit itu" kata shikamaru
"wahh....,shika-senpai aku ingin meminta senpai merekamnya ya"kata sakura *Fujoshi nya akut lagi
"Oke,tapi kau harus merahasiakannya atau kau akan mendapat masalah"kata shika sedikit mengancam
Naruto tiba-tiba bangun,lalu dia hanya melihat rambut silver yang menemaninya selama 15 menit itu,dia lalu mengusap kepala senpai nya dan dia tidak bisa lepas dari rambut silver yang sangat menggoda nya,Kakashi pun terbangun lalu memeluk naruto
"Saphire-kun aku tidak akan meninggalkan mu"kata kakashi
"Crimson senpai"langsung terbelalak melihat Senpai nya ini memeluknya
*dari mata mereka naruto(Saphire) kakashi ( Crimson dan hitam)
{Jepret} suara kamera dan tidak lupa bleachnya mem-foto Adegan pelukan Kakanaru
"kyaaa!!!!,aku mendapatkannya"teriak girang sang pemilik rambut Cherry Blossom *Fujoshi nya kembali akut
"hei Sakura-Chan jangan menyebarkannya dong" kata naru
"oke dengan Dua syarat" katanya
kakashi langsung melepas pelukannya dan menatap bingung Sakura
"Apa itu ?"tanya kakashi dan naruto bersama-an
"Syarat ke-1 : Kalian harus melakukan adegan kiss yang hot di depan ku
Syarat ke-2 : Aku ingin kalian melakukan date & Making Love dan itu harus ada Videonya"katanya
"Apa?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!"kata naru yang kaget bukan main
kakashi hanya menyeringai di balik Maskernya
"Oke,jika kau tak mau aku akan sebarkan Foto tadi"kata sakura
"Oke.....oke...,nikmatilah pertunjukannya"kata naru dengan semburat merah yang muncul di Pipinya yang ia kembungkan dan di manyunkan bibir nyaa dan kakashi,sakura,kiba,dan shika menjadi [KAWAIIII DESU NE :3] (saat naru membereskan kata-katanya kiba dan shika langsung muncul)
shikamaru langsung menyiapkan Iphone nya dalam mode Video,sakura pun langsung mengeluarkan Handycam yang ia simpan di tas kecil di samping Roknya [mulai merekam]
naruto sedikit canggung saat akan mencium bibir kakashi yang saat ini tidak memakai masker
Kakashi langsung mendorong kepala naruto dan langsung mulai bertarung lidah
naruto hanya bisa melenguh nikmat,dan pertempuran mereka perlihatkan pada Penonton
Lalu naruto pun kalah dalam pertarungan dan kakashi langsung meng-absen gigi naruto dan menjilat langit-langitnya
akhirnya setelah 5 menit berciuman panas mereka pun melepas tautan bibir mereka,lalu seutas benang saliva mereka terlihat sangat jelas
[klip] shika dan sakura pun menghentikan rekaman mereka
mereka berdua hanya menganga melihat kejadian ciuman yang sangat panas tadi
"hhahh..,hhhaaahh...,apa kau sudah puas?"kata naruto
kakashi memasang kembali maskernya ke wajahnya
"kyaaaa ciuman kalian sangat lah panas,oke syarat ke 2 langsung dilakukan atau minggu depan setelah pelantikan"kata sakura menawarkan sedikit keringanan pada syarat kedua
"Sesudah pelantikan lebih bagus" kata kakashi sembari tersenyum ke pada sakura
"oke,duluan ya,Bye Kakashi senpai,Naruto kun"katanya yang langsung meninggal kan UKS
"oke aku juga duluan ya,Bye Kakashi,Bye Naru-kun"kata ShikaKiba
"umm....,Kakashi-Senpai Maaf aku lancang memanggilmu 'Crimson Senpai' sekali lagi Sumimasen " kata naruto dengan menundukan kepalanya
"Tak apa,Oh iya Naruto kun,Ada yang ingin ku katakan dari saat kita bertemu"kata kakashi yang menarik dagu naruto dan mendekatkannya dengan wajah kakashi yang tanpa masker di mulutnya
"Apa itu Senpai?"kata naruto dengan Puppy Eyes nya
"enggg.......,Naruto apa kau sudah punya kekasih?"kata kakashi
"Tentu saja belum,memangnya kenapa senpai?"
"emmmm-"ucapan kakashi terpotong karena suara bel yang bisa dibilang sangat keras
%Kringggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg%
"sumimasen senpai aku kekelas dulu"kata naru yang langsung mempersiapkan diri memakai sepatu dan.....
"Arghhhh....Sakit"kata naruto meringis kesakitan di kepalanya
"Naruto biar aku yang antar ke kelas mu,lagi pula tidak terlalu jauh dari kelas ku kan?" kata kakashi
"Terima kasih Senpai"
naruto di gendong di punggung kakashi lalu setelah sampai dia melihat pusingnya ini semakin menjadi-jadi
guru yang mengajar pun khawatir akan keadaan,naruto
setelah sampai Kurenai-sensei tampak khawatir dengan keadaan naruto
"Naruto,sebaiknya kamu izin saja,muka mu sudah sangat pucat"kata guru nya
naruto mengangguk lemah lalu kakashi mengambil tas naruto dan membawanya ala Bridal style lalu berjalan ke kelasnya dan ambil Izin
"Senpai tolong bawa aku ke ruang guru"kata naru dengan lemas
kakashi mengangguk lalu berjalan menuju ruang guru
di dalam ruang guru terdapat Kushina Sensei dan Minato Sensei
kakashi mendudukan naruto di hadapan orang tua nya yang tidak dia ketahui
"Naru kenapa?,pucat sekali wajah kamu" kata kushina khawatir
"Kakashi-kun terimakasih telah mengantar naruto kepada kami" kata minato
"Sama-sama Sensei"kata kakashi
"ya sudah kaa-san telepon kakak mu" saat kushina akan mengambil Iphone nya
naruto menghadang tangan kaa-san nya
"Tak apa Okaa-san aku bisa ke apartement bersama Kakashi senpai"kata naruto
"Yare-yare,kamu baru masuk sekolah sudah begini lagi" tiba-tiba suara itu mengejut kan semuanya
"Iya nih Naru kok gak Semangat gitu" kata wanita imut mirip naruto
"Dei-nii, Naruko-nii, kapan kalian sampai?"kata naru dengan sisa tenaganya
"Baru saja,ayo ku antar ke Rumah Sakit"kata Deidara
"Dei, Naruko, kamu tidak ingat Okaa-san dan Otou-san mu ?"kata kushina
"Hah?,Jadi!!,Otou-san dan Okaa-san mengajar disini"
"yup"kata Minakushi
"oke,aku duluan ya"kata naruto
"hati-hati ya naru,jangan lupa makan,dan minum yang sehat" kata kushina
naruto pun mengangguk lemah sembari tersenyum kepada keluarganya
kakashi lalu menggendong naruto menuju Tempat parkir,disana kakashi sudah menyimpan mobil Ferrari yang ia dapat dari ayahnya,dia mendudukan naruto di sebelahnya
saat kakashi masuk dan akan menyalakan mobil,naruto langsung memanggil nama kakashi dan langsung mengenggam erat tangan nya
"Kakashi-Senpai......hhhh.........hhhh.....hhh" kata naru to dengan sangat lemah
kakashi yang melihat keadaan itu langsung melepas kan tangannya dari genggaman naruto,dia membawa naruto ke Rumah Sakit terdekat,dia membawa naruto ke dekat ruang dokter Umum,setelah sampai kini saat nya menunggu namanya di panggil
"sshhhhh......,dingin......dingin....senpai"kata naruto
"naru pakai lah jaket ku ini cukup tebal" kata kakashi dengan sangat khawatir
setelah beberapa menit
"Uzumaki Naruto"setelah dipanggil kakashi mmbawa naruto untuk masuk ke dalam ruangan dokter
"jadi apa keluhan mu ?"kata dokter yang kakashi kenal sebagai dokter Tsunade
"Tsunade-sama keadaannya sudah tidak memungkinkan dia untuk menjawab"kata kakashi
"hmmm....,baiklah aku akan memeriksanya"kata Tsunade
dia periksa
"Mu...mungkin kah ini"kata tsunade kaget
"Shizune coba periksa dia,mungkin ini salah satu penelitian kita" lanjut nya
Perempuan yang dipanggil Shizune itu hanya mengangguk dan langsung memeriksa naruto,dia pu juga memasang wajah kaget
"Benar Tsunade-sama"kata shizune
####+++++Kakashi POV+++++####
'Kenapa mereka terus kaget dengan hasil periksanya'batinku"Jadi dia menderita apa ?"tanyaku yang mulai sangat khawatir dengan keadaannya
"ehm...,jadi kakashi jangan kaget ya,dia harus melakukan terapi,namun...."katanya
"terapi ini dilakukan oleh laki-laki?"lanjut nya
"Akan ku lakukan,apapun akan kulakukan untuknya"kataku
lalu kulihat dokter ini tersenyum dan berkata
"Kau adalah calon Pendamping yang sangat cocok dengan nya"
"eh???"kataku yang sedikit bingung dengan maksud dari perkataannya
"baiklah,kau harus melakukannya pada saat hari sabtu"katanya yang langsung ku catat di dalam buku
"Kamu harus menuruti apa yang dia mau,buat lah dia nyaman,jangan buat dia terlalu marah,lakukan kencan dengan dia,Berciuman dengan dia,lalu manjakan dia,lalu-"ucapanya terhenti karena aku bertanya
"Memanjakannya ?,dengan cara ?"kataku
"kamu tanyakan lah pada adik bungsuku"katanya *adik bungsunya itu sakura
"yang terakhir lakukan 'itu' dengan dia,setelah itu dia akan sembuh"
"oke terimakasih" kataku sambil membungkuk
"sama-sama,oh iya aku lupa memberi tahu mu"katanya
"Tentang ?"kataku singkat
"resiko yang akan di terima" katanya
"apa saja resikonya ?"kataku dengan nada sedikit khawatir
"Resikonya.SATU,kamu membuat nya tidak bisa berjalan dengan benar selama beberapa hari,DUA,bisa saja dia Hamil karena dia bisa mengandung walaupun dia ini laki-laki sepertimu karena dia mempunyai Rahim,TIGA,kamu harus menuruti keinginnannya ingat jika dia Bad Mood,dia tidak segan-segan akan melakukan apapun agar bisa dapat apa yang dia inginkan,EMPAT kamu akan menghadapi banyak cobaan,jadi bersabarlah"katanya
"Baik,Arigatou gozaimasu Tsunade-sama"kataku
dia pun beristirahat sampai tiba hari Kamis dia sudah bugar kembali
~Ke khawatiran Shika~
[][][][]()()()()()Author POV()()()()()[][][][]
Skip Langsung ke pulang sekolah{}{}{}Kiba Bedroom{}{}{}
"ehm....., Shika-Senpai, Senpai kan dulu pernah janji akan mempraktekan sesuatu"kata kiba
"Praktek?,apa kau yakin?"tanya Shika
"Kumohon~"Kata kiba dengan manja
'Oh Kami-sama,terimakasih telah memberikan hadiah ini' batin Shika
"ehmmm....,apa kau pernah kiss?"tanyaku
kiba yang mendengar itu langsung salah tingkah dan wajahnya memerah
"a....ah....,Shi....Shika-Senpai.....,ke...kenapa bertanya seperti itu,bukan kah senpai yang mengambil First Kiss ku"Kata kiba dengan gelagapan
"hmm...,Kiba"kata Shika yang mengunci pintu itu dan membawa HandyCam dan menyalakannya
"ehm...mmmmm....,Senpai?,kenapa dikunci ?"kata kiba yang langsung mengambil langkah mundur
"tak apa,bukan kah kita akan mempraktekannya?"kata shika yang berjalan perlahan menuju kiba
saat kiba akan duduk dan merangkak mundur dia langsung diserang oleh Shika
"Hmmmppppp.....,mmmmm........,hmmmppppp" Suaranya dikunci oleh Shika
kiba perlahan-lahan mulai membalas dan menikmatinya,ciuman itu seketika bertambah panas,shika perlahan melepas kaos yang dipakai kiba,kiba pun melakukan hal yang sama pada kemeja yang dipakai shika
"Akh....ahhhh....Sen...pha.iii" desah kiba saat shika memelintir nipples nya
shika lalu menjilatnya,menghisapnya lalu pindah ke leher kiba dan menghisapnya dan menggigit dan terciptalah Kissmark
"Akhhhh....hhh" kiba hanya bisa mendesah dan pasrah dengan keadaannya saat ini
shikamaru menyeringai langsung menjilat turun menuju area pirvat milik kiba
shikamaru menatap kiba dengan penuh nafsu yang luar biasa membara
"Senpai......jangan menatap ku seperti itu" kata kiba yang langsung menutup mukanya karena malu
saat Shikamaru akan membuka celana pendek kiba, tiba-tiba kiba menahan tangan shika
"T...t..tunggu Senpai" kata kiba
===Shika POV===
"T...t..tunggu Senpai" katanya
' Oh ayolah Kiba Aku sudah tak tahan' batin ku
"Kenapa?" tanyaku
"A....a....ap...apa yang akan Senpai lakukan?"kata kiba dengan nada yang takut apalagi jika kiba membayangkannya
"Tidak seperti yang kau bayangkan"kataku untuk menenangkannya
"Tapi ini pertamakalinya bagi ku" ucapnya dengan nada parau
"tak apa nanti setelah kita lulus Universitas, I promise to Marry you"
ya perkataan itu adalah janji ku dan kulihat kiba sudah mulai tenang
"O...o...oke baiklah"
Srettt
Boxer yang dia pakai pun terlepas, aku melihat Juniornya yang lebih kecil dari aku
"Sss...senpai jangan menatapku seperti itu" kata nya, kulihat wajahnya memerah
aku menjilat pipinya,dan diapun mendesah
"Shhhhhh.....ahhh.....sen...phai"
"kau manis kiba" kurasa dari matanya aku melihat dia sepertinya ingin melayang ke surga
"Sen...pai cepat selesaikan aku sudah tidak tahan" ucapnya dengan tatapan memohon
"oke" jawab ku tanpa di suruh aku langsung melahap juniornya itu
"Akhhh....sshhh....deeper...senpai...ahhh"
aku mempercepat dan memperdalam kuluman ku
"Sen...phai...ak..aku..mau...AKHHH!!!!!" teriaknya saat mencapai klimaksnya
aku habis kan sedikit sperma yang keluar dari juniornya,lalu aku berciuman dengan kiba
kulihat dia merasa aneh dengan cairannya
"Aneh rasanya asin" katanya saat setelah melepaskan ciumannya
"Tapi menurut ku manis seperti wajahmu" kata ku yang langsung menyerang nipplenya
"sshhh...aaahhh.....Sen...phai..khau....sel..alu.....saja....meng...goda..ku...ahhh"
"Tapi kau menyukainya kan" kata ku yang menggodanya lagi
setelah cukup puas dengan kedua nipples yang menggoda itu aku turun ke Manhole nya
"wahhh.....,benar-benar indah.....aku suka ini" kataku yang langsung menjilatnya dan mempersiapkan jariku
"AKHHHH!!!!!.....Sakhit" dia meringis kesakitan,beberapa saat aku mendiamkan jariku di dalam hole nya
setelah mulai nyaman dengan jariku, lalu aku menambah kannya dua jari ku sekaligus
"hiks....sa..khit....ahhh....akhhh.....hiks...hiks....hiks" dia menangis aku menghapus air mata nya dengan ibu jari ku
"maaf,jika kamu kesakitan sebaiknya hentikan saja" kataku yang khawatir dia kenapa-napa
"kumohon jangan di hentikan,kumohon" ujarnya yang mulai terbiasa dengan kehadiran jariku
"hm...baiklah doggy" ujarku
aku memaju mundurkan jariku dan aku pun menemukan titik kenikmatan
"Ahhhhh...nik.math....sshhh...aahhh...ahh" desahnya
aku pun mengeluarkan jariku dan terlihat mukanya yang kesal
"Sabar doggy, kamu akan mendapat yang lebih nikmat" kataku sembari memasukan junior ku
"Akhhhhhhhh.....ini lebih sakit" ujarnya
"Sssttt Sabar lah kamu yang meminta ini" dia pun mengangguk lemah
setelah semua masuk,aku mendiamkan nya beberapa saat
kiba mengangguk pada ku,aku pun menggerakannya prlahan-lahan kemudian kecepatan sedang
"Ahhh..ah..ah....ah....ah....sen..phai...ke...jan...than...nan mu.....sungguh nikmat...ah"
desahnya,Tak perlu waktu lama untuku mencari titik kenikmatanya
"ohh....shhh....lubang...mu ...sem...phit....sekhalih.....ssshhh...ahhh"
aku terus mempercepat gerakanku,
setelah beberapa menit
"Fass....terrr......aahhhh.......mo...re......deee..ppppeer......akhhhh"
aku mencium dan mengocok Juniornya
"Akhh...ah.....a.hh..hhhh.............a...ku........mma.uuu" desahnya saat kulepas ciuman kami
"SShhhh...ak...u .....ju...ga.....ma...u"
"Kibaaaaa!!!!!"
"Senpaiiiiiii!!!!!"
aku mengeluarkan hasratku di dalam tubuhnya,dia mengeluarkannya hasratnya dan membasahi perut ku,tanganku dan perutnya
"Terimakasih ya Kiba dan maaf membuatmu kesakitan"
"Tak apa senpai aku pun menikmatinya"
"Ohayou kiba"
"ayo mandi,kamu boleh meminjam bajuku" ucap kiba
"tak usah aku sudah bawa baju kok"
"Akh" kiba meringis kesakitan pada bagian bawahnya
"maaf membuatmu sakit" kata shika
cup~
kiba mengecup bibir shika
"sudahlah jangan terlalu dipikirkan" kata kiba sambil tersenyum manis
"terimakasih,aku gendong ya ke kamar mandi" ucap shika yang langsung menggendong kiba
{setelah mandi}
"aku mau ambil barang ku" ujar shika ke kiba
setelah membereskan barangnya shika membuka kunci pintu kamar kiba
"hei kiba bukankah kita akan hangout bareng" ucap naruto yang langsung nyelonong masuk dan langsung melihat baju berantakan dimana-mana (naruto udah sembuh karena
"K..ki.....kiba....ka...kamu melakukan.......hal.....itu dengan Ketua" kata naruto yang muka nya memerah layaknya tomat
"Ah, N....naru.....Naruto jangan sal-" ucap kiba yang langsung dipotong oleh shikamaru
"Kau mau lihat adegan nya,ayo kemari"
lalu Shika mengambil Handycam yang tadi dia masukan ke dalam tasnya
"lebih baik kau ajak Kekasih mu itu naruto" kata shika
"ke...ketua apa sih dia bukan kekasih ku, tapi tak apa sih aku undang juga lumayan ramai juga nanti"
naruto mengutak-atik Iphone nya
"Moshi moshi Senpai"
"Ya my candy, ada apa?"
"senpai berhenti gombal dong malu nih ada kiba sama Ketua"
"mmm,kamu lagi di rumah Kiba"
"ya,Senpai kesini ya"
kakashi sengaja ingin menjahilinya
"gak, senpai gak mau datang"
"yah, kumohon~" ujar naruto dengan nada sedikit manja
"Sekali Tidak tetap Tidak" lagi-lagi kakashi menjahilinya
"Senpai~" ujar naruto yang membuat nada bicaranya manja,manis dan sedikit mendesah
'ahh...naru aku sudah tak tahan dengan suaramu' batin kakashi yang ada di sebrang telepon itu
sedangkan Shika menahan dirinya agar tak menyerang naruto yang suaranya lebih seksi dari Kiba
"oke,oke kau menang aku akan datang ke sana"
"Terimakasih Senpai,aku akan berikan hadiah untuk senpai"
"Sama-sama,apa itu?"
"rahasia, oh sudah dulu ya Bye~"
"Bye"
piipp
"akhirnya senpai mau ikut"
"naru kita lihat dulu saja bersama kiba,biar senpai mu itu menyusul"
"oke" ujar kiba dan naruto bersama
"kiba nyalakan televisimu" perintah shika
"oke, Nanas" (sekarang Shikakiba punya sebutan Doggy dan Nanas)
|Clep| (suara tv yang menyala)
"yah sudah siap ayo menonton itu"
"akhh....akhhhh..ahh"
suara desahan itu berhasil membuat mereka semua Turn On
shika membuka resleting celananya dan mengeluarkan Juniornya itu dan berhasil membuat Kiba dan Naruto membelalakan matanya
"Se...Senpai"
"Ketua"
"jangan melihat terus jika kalian ingin permen ini ambil lah"
naruto lumayan tergoda dengan junior shika, apalagi kiba
"sshhhh....naru.....doggy...ahhh....sshh"
desah shika saat naruto dan kiba menjilati junior Shika,lalu mengocok nya
setelah beberapa saat akhirnya shika akan merasakan klimaks nya
"sshhh.....a...aku ingin......akhhh....ssshh"
dengan segera kiba dan naru mempercepat kocokannya dan
"akhhhhh!!!!!!!!!"
shika memuntahkan hasratnya ,sedang kan naruto yang melihat cairan shika keluar langsung mengulumnya dan membagikannya dengan kiba lewat ciuman
"kau hebat naruto" puji Kakashi yang tiba-tiba ada di belakang mereka bertiga
mereka bertiga kaget yang langsung membetulkan posisi mereka
"Ss...ss..senpai Maaf ini cuman refleks" kata naruto
"kemari naru" kata kakashi dengan muka cemberut
"ma..maaf senpai.....hiks....hiks.....senpai....boleh melakukan apapun jika itu membuat senpai nyaman"
kakashi langsung membalikan badannya dan naru langsung menangis semakin menjadi-jadi sembari memeluk punggung Kakashi
"senpai....hiks.hiks......hiks....maaf....hiks....hiks" naruto terus mengucapkan Kalimat itu terus menerus walau sampai ke apartement mereka
"baik naru kamu aku maaf kan asal kamu mau menurutiku"
"yang benar?,Senpai mau memaaf kan naru?" ucap naru dengan perasaan yang sangat baik
"ya" yang langsung memeluk naruto
"terimakasih senpai" membalas pelukannya
~Penyembuhan Naruto~
====esoknya====
"Jadi apa yang di ingin kan senpai?"
"Apa saja terserah kamu"
"benarkah?,aku mau kita hangout ke kedai Ramen"
"ayo"
===Kedai===
"Senpai, ayo kita lomba memakan Ramen Special ini"
"Siapa takut"
kemudian kakashi memesan 40 mangkok Ramen
dan......3.......2........1.......Mulai
mereka berdua dengan lahap menghabiskannya
jika di score board lihat dibawah
Naru Kakashi
1 2
3 4
................................... dst sampai 20 mangkok
dan....... hasilnya Seri mereka menghabiskan mangkok terakhir bersama-sama
"Selamat kalian adalah pasangan yang berhasil memenangkan tiket ke Taman hiburan hanya berlaku sampai besok" kata Penjual Ramen itu
"Yay!!!!" teriak girang naruto sedangkan kakashi atau sang calon kekasih hanya tersenyum melihat tingkah sang pujaan hati
"Senpai ayo kita ke taman hiburan besok, kumohon~" kata naruto dengan nada memelas
"ya,baiklah lagi pula besok tidak ada kegiatan" kata kakashi dengan sedikit terpaksa karena dia ada latihan
"Yay, Senpai sangat baik, sudah Tampan, baik lagi, aku jadi sangat suka senpai" kata naruto yang tidak sengaja mengatakan itu karena saking girangnya
===Apartement===
"hah, capeknya" kata naru
"naru kamu mandi duluan saja" kata kakashi
"Oke, duluan ya"
Kringgggg [suara Iphone Kakashi]
"moshi-moshi kakashi"
"Ya sensei"
"apa kau akan datang ?"
kakashi terdiam
tanpa disadari naruto sudah keluar dari kamar mandi
"aku.......mmm....aku"
'Senpai bicara dengan siapa ya?' batin naruto
ah aku menguping saja
lalu aku mendekat dan bersembunyi di balik lemari
"maaf sensei aku tidak bisa ikut selama 5 hari"
"Apa!!!!, kenapa?, kau sudah kumasukan dalam daftar Jounin"
kudengar suara dari telepon tersebut (karena di Loudspeaker) membentak kakashi
aku jadi merasa sangat bersalah pada Senpai
aku langsung berlari menuju kamar dan memakai baju dengan mata yang berkaca-kaca karena telah membuat Seseorang yang di cintainya sakit
setelah piyama ku terpakai, aku lalu membaringkan tubuh ku diatas kasur ukuran King size itu, tiba-tiba ada suara yang mengagetkanku
"Naru" ucap seseorang dengan nada pelan
"mmm...iya ada apa?" sahutku
"Tidak ada, aku kira kau sudah tidur"
dia langsung ke kamar mandi dengan membawa handuk dan baju, kemudian dia membasuh tubuhnya, menggosok gigi dan memakai Piyama nya
setelah itu dia mendekati kasur dan membalik tubuh ku
Chup~
dia mengecup singkat bibirku
"Naru, aku hampir lupa, dulu kan aku pernah ingin mengatakan sesuatu saat kita ada di UKS"
"Ya. Sebenarnya akupun ingin mengatakan sesuatu dari pertama bertemu"
"Apa itu?" Tanya kakashi
"emmmm...Tapi, janji jangan jijik padaku ya"
"Aku berjanji"
"ak...aku...emmm..,setiap kamu menciumku muncul perasaan aneh, saat kau memelukku aku merasa nyaman,hangat,terlindungi. Lalu aku bertanya pada Okaa-san tentang hal ini, dan dia bilang, bahwa ini adalah perasaan Jatuh cinta, jadi aku menyembunyikan perasaan ini, karena takut menyakiti pacarmu"
"Siapa?"
"Kyuu-nii, dia bilang dia adalah pacarmu"
"Kau ini, dia itu sering jahil"
"I love you Senpai"
"I love you too My Candy"
Chup~
Dia mencium bibirku dengan lembut, aku memejamkan mataku dan menikmati ciuman manis itu
"Senpai, apa kau terpaksa kencan dengan ku dan meninggalkan latihanmu" ujarku dengan gemetar karena mengingat percakapan di telepon tadi
"Tak, aku tulus untuk kencan dengan mu"
"Tapi, bagaimana dengan lat-" dia memotong kalimat ku dengan jarinya
"Aku bisa latihan hari senin kok"
"Tap-"
"Sudahlah My Candy, aku bisa menanganinya"
"ya sudah, Oyasumi My Prince"
"Oyasumi My Candy"
dia pun memelukku sampai kami tertidur
|Date|
"Ohayou My Prince"
"Ohayou My Candy"
"Sudah siap untuk Kencan hari ini?"
"Ya, sangat siap"
"Moshi-moshi Kiba" ujar naruto
"Ya, Naruto kau sedang bersama kakashi senpai ya"
"eeehhh...?!?!?!?!?!?! kiba, dari mana kau tahu itu"
"aku tahu dar-"
Pip
===Mobil Shikamaru===
"doggy jangan di kasih tahu, kita kan lagi memata-matai mereka"
"hehehe....Sumimasen"
===Taman hiburan===
"Senpai ayo naik, Jet coaster" ajak naruto ke kakashi
"Ayo, My candy"
mereka berdua telah naik Jet coaster dan mengambil tempat duduk di paling depan
sedangkan Shikakiba ada di belakangnya ( Naruko pun ikut memata-matai Kakanaru)
mereka berteriak-teriak dan setelah berhenti mereka beristirahat sejenak
Pukk (shika menepuk bahu naruto dan menempelkan Hidden Cam)
"hei naru, Lagi apa?"
"hai Kiba, hai Shika-Senpai, Lagi nunggu temen, kalian sendiri lagi apa?"
"Kita lagi kencan"
"Hah?,Kencan?"
"Yup, eh duluan ya"
dan setelah itu mereka berdua menaiki wahana lain dan sampai sore mereka ke Restoran yang ada di dalam
"Pelayan" panggil kakashi
"Silahkan tuan,mau pesan ap-" ucap si pelayan yang terpotong dan langsung memberikan tatapan kaget
"Se....senpai, na..n...naruto, sedang apa kalian berdua disini" ucapnya
"Ehhh...Sai-senpai sedang apa?" tanya naru dengan nada yang gembira
"Sedang bekerja, kalian sedang apa?"
"Kami hanya-" ucapan Naruto terpotong oleh kalimat kakashi
"Sai, menu apa saja untuk Date"
"Ohhhh....ada, ini"
"oke aku dan naruto pesan ini"
"Oke"
"Arigatou Gozaimasu Sai-Senpai"
naru dan kakashi mencari meja dan mereka menemukan meja special untuk kencan
*jika di jelaskan nih ya mejanya itu ada di belakang melihat pemandangan danau dan matahari terbenam yang sangat indah
"Senpai, indah ya pemandangannya" kata naruto
"Walaupun ini indah,tapi kau lebih indah dari pemandangan ini"
"Ahhh......senpai gombal ih" kata naruto dengan memukul-mukul kecil kakashi
lalu mereka saling pandang dan hampir meniadakan jarak nya, tiba-tiba Sai membawa hidangannya
'tck...,kalau bukan karena lapar aku akan meninju mu sai' batin kakashi
"S.....s....silahkan dimakan" kata sai yang kaget dengan kejadian tadi
"Terimakasih Senpai" lalu narto merogoh saku dan mengambil dompet kodoknya
"Ini untuk Senpai" kata naru sambil memberi uang tips sebesar 5000 yen
"Ahh...terima kasih naruto"
"Sai, Kau bisa merekam kencan kami" kata kakashi sambil memberikan Handy cam nya
"Tentu"
{pip}
"Senpai, jadi malu"
"Ah jangan gitu, ini makan"
"aaaaa"
"mmmm enak senpai, ini senpai makan juga ya"
"Lebih baik seperti ini"
kakashi meraih tangan naruto dan mendorong kepala naruto dan......
mereka berciuman dan memotong daging tadi
"mmmm.....ini lebih lezat"
"ahhh....senpai~" ujar naruto yang mukanya memerah dan suara yang sangat Kawaii
=======setelah habis=======
"Naru ayo pulang"
"Ayo"
"yup..., rekamannya selesai!!!!, ini kameramu kakashi" kata sai
"Terimakasih Sai"
"Tak apa"
=====Apartement=====
"Tadaima!!"
"Oh, Kakashi-Senpai, sudah siap?"
"Sakura-san!!"
"hehehe, aku hanya ingin menontonnya secara Live, Kaichou dan kiba pun akan menonton nya secara Live mungkin ini akan menjadi sesuatu yang menarik"
"Jangan Sakura, tapi kau boleh mendengarnya saja"
"yahhh, tapi itu lebih baik"
"oke aku ke kamar dengan naruto"
====Kamar====
"Senpai a....a...ada...apa?" kata naruto yang jadi salah tingkah saat kakashi mendekati naruto dan meniadakan jarak diantara mereka
"hmmm....cpk.....ahmmmmm.....mmmm..." Naruto hanya bisa mendesah tertahan saat kakashi menciumnya dan menyusupkan tangannya ke dalam kaos Naruto dan memelintir nipples nya
"Ahhh...ahhh...ssshhh...ahh" desahnya
lalu kakashi berhenti dan menyalakan kameranya, naruto menatap kakashi dengan Kesal
'sshhh.., senpai kenapa berhenti sih, lagi enak-enaknya juga' batin naru
"H..he..hei jangan kesal gitu dong, aku cuma ingin kita mengenangnya"
"terserah deh, tapi cepet ya aku udah gak tahan"
"yes my Candy"
{Pip} camera on
kakashi langsung membuka kaos dan celana jeans naruto, lalu langsung menyerang bibir dan nipples naruto
"Hmmmppp........hmp..ahmmmm" desah naruto
"ahhh.....sshhh...she...senphai....Akhhhhh"
naruto hanya bisa mendesah saat kakashi menjilat, menggigit dan mengulum nipple naruto
setelah itu kakashi meremas milik naruto yang masih terbungkus boxer rubah nya
"Sshhh........akkhhhh....khau...curang....akhhh"
kakashi mengernyitkan alisnya, setelah beberapa detik dan dia pun mengerti dan langsung membuka bajunya dan celana yang ia pakai dan hanya meninggalkan boxer
dan langsung memberi Kissmark di leher tan naruto
"Akhh"
lalu kakashi menggesek-gesekan juniornya yang masih terbungkus boxer itu
"shhh....hentikan.....cukhup...akhh...senphai" naruto memohon sembari mendesah
kakashi menghentikan gesekannya dan sekarang langsung membuka boxer naruto
"Wah..,permen yang sangat manis, bolehkah aku mencicipi permen ini ?"
goda kakashi yang langsung menjilat nya
"Akhhh.....senphai.....ahhh....nggg...ahhh" desah naru
kakashi mengulum junior naruto dengan kecepatan konstan
"Senphai....te....rus"
kakashi mulai mempercepat kulumannya dan meremas twinsball milik naruto
"Akhhh......se...senphai....ahhhh.....akhhhh...akh...u..ma...u"
kakashi memperdalam kulumannya
"AKhhhhhhhh" naruto mengeluarkan bukti cintanya di dalam mulut kakashi
kakashi menjilat sisa-sisanya yang masih ada di junior naruto
"Hmmm....sangat manis" goda kakashi
kakashi mempersiapkan juniornya di depan hole naruto yang masih suci
"Naru apa kau yakin?" ujar kakashi dengan suara yang lirih
"Kumohon pangeran ku"Ucap naruto dengan nada yang manja
"Baiklah,tapi tahan ya ini mungkin akan sakit" balas kakashi
naruto mengangguk
"Nggghhhh...AAKKKHHHHH" Jerit naruto, naruto merasa sangat sakit seolah-olah tubuh nya dibelah dua
Naruto menitikan air mata,Kakashi yg melihat itu langsung mengusap air mata naruto dengai ibu jarinya
"Gomen..gomene naruto,jika kamu kesakitan lebih baik kita hentikan" Ucap kakashi sembari memberikan tatapan kekhawatiran
"J..J..Jangan,Khu...mo..hon...akh" Ujar naruto sambil menahan sakit di holenya
"Baiklah"
kakashi mendorong juniornya dengan perlahan dan.....Blesss
Junior kakashi sudah sepenuhnya masuk,kakashi membiarkan naruto beradaptasi dengan juniornya
"Nghhh.....Sen...phai...khau...bi..sha...ber....ge....rak"
Kakashi memaju mundurkan juniornya secara perlahan
"Ngg...ahh...ahhh Se....n...phai"
#Sementara itu di luar#
Sakura (Nosebleed,kegirangan)
Kiba ( Nosebleed)
Shika(Nosebleed)
#Kamar
"Ngg...ahh....aaahhhh.....khau....menemukannya" Ujar naruto saat kakashi menemukan sweetspotnya
"Ahh...Ohh..sem....phit....nya" Desah kakashi
*beberapa saat kemudian*
"Nggghhhh.......sen...phai.........aa.....aku.....ham.....phir....keluar"
"Ber........bersham...mah......ahh"
"Akh....akh....Senpaiiiiiiii"
"Enghhhh.....Naruuuuuuuuuu"
naruto mengeluarkan sarinya ke segala arah dan mengenai perut kakashi dan naruto, sedangkan kakashi mengeluarkan sarinya di dalam tubuh naruto
"hah....hah.....hah...naruto"
"hah....hah.....hah...yah senpai"
"Suki Da"
"Wa...watashi mo"
"Oyasumi"
"Oyasumi"
*Ke esokan harinya*
#kelas
"Wahh naru,Ohayou, Apa kamu baik-baik saja" tanya kiba
"Ohayou kiba, Genki desu :)" jawab naru
"Hontou desuka?" ucap kiba sembari menyenggol-nyenggol lengan naru
seketika muka naruto menjadi merah padam
"Kiba, Yamette X3" ucap naru sembari memukul pelan bahu kiba
~Kekacauan~
\\\\\\\\\\\\Naruto POV////////////
"Eunghh...bosan" guman ku, Bosan?, tentu karena guru sedang melaksanakan rapat, hhhh... nasib sepertinya harus menunggu hingga jam 5 sore dasar kalau saja kepala sekolah itu anggota keluarga ku mungkin saja aku bebas untuk melakukan apa saja
"Oyyy naru lagi ngapain?" tanya teman ku kiba yang membuyarkan lamunan ku
"O...oh kiba san nggak ngapa-apain kok" jawab ku
"Naru mau anter aku ke kantin enggak?" tanyanya sambil memberi kan tatapan puppy eyes yang sangat lucu
"Ahhh..kiba...kau terlalu lucu dengan puppy eyes mu, ayo ke kantin" ujar ku sembari mencubit pipinya yang manis
"Auuuu...sakit tau" balas nya sembari memukul pelan bahuku
+Kantin+
"ohh....ramainya" ujar kiba
memang karena semua siswa bebas di dalam sekolah, tapi tetap saja bosan. huuh, bosannya ingin aku segera pulang namun apa daya aku cuman seorang murid|
"Oi naru kau mau pesan apa?" tanya kiba
"Paket 1 saja"
"Sip"
setelah kiba membawa makanan yang aku dan dia pesan kami mencari tempat duduk dan akhirnya kami menemukannya walau pun itu bangku yang ada di pojok dekat gudang
"Itadakimasu" ucap kami berdua
saat itu kam baru sadar semuannya melihat ke arah kami, mungkin kami seperti Makanan yang manis yang siap di santap siapapun
Tiba-tiba datang seme kiba
"Hai My little doggy" sapa Kaichou
"E...e...e.h....jangan panggil aku dengan sebutan itu" jawab kiba sembari muncul semburat merah di wajahnya
"Cieee mentang-mentang kalian pacaran, kalian nge pamerinnya di depan aku" ucap ku untuk menjahili mereka berdua
"eeh..apa yang kau katakan naruto bukan kah kamu baru saja jadian" ujar kaichou dan kiba yang sontak membuat muka ku merah padam
"ahh...n..nani yo X3" ucap sembari menutup muka ku yang merah , malunya aku mengingat kejadian kemarin
saat aku menutup muka ku tanpa aku sadari wajah Kakashi senpai sudah dekat sekali dengan muka ku yang masih kututup dengan ke dua tangan ku, aku bisa merasakan hembusan nafasnya dan saat kubuka aku mematung di situ kulihat sedangkan Kaichou dan Kiba hanya menganga, kakashi lalu tersenyum di balik masker nya
"S....ssss......shs....se..s..se....senpai....kkk...kau...ter....terlalu dekat" ujar ku dengan terbata-bata
"Tak apa kan Manis" jawab nya sembari mengacak-acak rambut ku
setelah dia menghentikan kegiatan mengacak-acak rambut ku dia mencium bibir ku
"Hmmpp...!!!" aku sangat kaget dengan sikap 'Seme' ku ini
dia melepaskan ciumannya dengan ku
" Naruto, besok ada kumpul di ruang OSIS" ujar Kaichou
"oh begitu, arigatou atas infonya Kaichou"
" Oh ya naruto orang tua mu sudah setuju dengan hubungan kita"
"hah??.........................., Ehhhhhhh ka...ka..kapan Senpai beritahu mereka"
"Tadi pagi saat kau masih tidur"
"Ke....ke...kenapa Senpai tidak bilang dulu" ucap ku sembari menutup muka ku yang entah kenapa memerah
"hehehe,aku hanya ingin membuat kejutan" ujarnya sembari menggaruk kepala nya yang sama sekali tidak gatal
"huh ya sudah aku mau ke ruang olah raga dulu ya" balas ku
"Tunggu aku naruto" ucap kiba
Locker Room
'hmmm....,kayak nya ada yang aneh di Loker Senpai' Batinku
'Lebih baik aku buka' Lanjut batin ku sembari membuka Loker senpai ( Karena aku tahu Kombinasi kode nya )
saat ku buka aku menemukan surat yang isinya sebuah ancaman, Tapi dari siapa?, saat kulirik di pojok bawah O.....
setelah kupikir-pikir lebih baik aku bolos pelajaran olahraga dari pada berurusan dengan Guy sensei
===Pengumuman===
"Kepada murid kelas 1-SS+, mohon maaf Guy Sensei tidak masuk hari ini, jadi kalian akan mengikuti kelas Sains bersama Orochimaru Sensei"
seketika Sasuke, Kiba, dan yang lainnya Merinding ( mengingat Orochimaru sensei adalah orang yang sering melakukan Malpraktek)
Laboratorium
"Selamat siang anak-anak" sapa Orochimaru sensei
"Selamat Siang Orochimaru sensei"
"Eiittt....., Kalian membuat kesalahan" sembari membuka kipas nya layaknya seorang Geisha ( ini geisha jepang ya bukan Band )
"????????????????" dengan ucapan dari Orochimaru sensei muncul jutaan pertanyaan yang muncul mengelegar dari kepala semua muri dan memenuhi ruangan lab #Plakk * Oke terlalu berlebihan
Setelah semua murid menyadarinya mereka memanggil Orochimaru sensei
"Gomenasai, Orochiwati sensei" saat mengucapkan itu semua murid entah kenapa merinding
"ya, kali ini kata akan mempelajari kimia"
'Untunglah bukan tentang reproduksi' batin seluruh murid
"Sensei sudah menyiapkan seluruh bahan disini, ikuti langkah-langkahnya"
"Hai, Sensei"
disaat semuanya sedang mengikuti langkah-langkah Orochi Sensei, tiba tiba Terdengar Ledakan kecil dari ruang penyimpanan Bahan Kimia berbahaya dan mudah terbakar
========SLOW MOTION MODE========
Seketika semua murid dan Orochi sensei jatuh ke arah pintu keluar, anehnya aku hanya melihat surai Sakura,Kiba,Sai,Kourika,Ino,Sasuke,Kaichou, Dan Seseorang dengan rambut berwarna Silver Mengelilingi ku sambil menangis, aku hanya bisa mendengar suara tangisan dan ledakan, lalu mataku menutup dengan sendirinya
=========Normal Mode On=========
Kakashi POV
'Naruto......,bertahan lah' itulah kalimat yang ada di kepalaku
Minna ada yang mau ngubah FF ini ???, Yang mau silahkan hubungi Mimin (Chat di Gmail, Facebook, BBM) pin Mimin 7DBF0EB6
' Oh ayolah Kiba Aku sudah tak tahan' batin ku
"Kenapa?" tanyaku
"A....a....ap...apa yang akan Senpai lakukan?"kata kiba dengan nada yang takut apalagi jika kiba membayangkannya
"Tidak seperti yang kau bayangkan"kataku untuk menenangkannya
"Tapi ini pertamakalinya bagi ku" ucapnya dengan nada parau
"tak apa nanti setelah kita lulus Universitas, I promise to Marry you"
ya perkataan itu adalah janji ku dan kulihat kiba sudah mulai tenang
"O...o...oke baiklah"
Srettt
Boxer yang dia pakai pun terlepas, aku melihat Juniornya yang lebih kecil dari aku
"Sss...senpai jangan menatapku seperti itu" kata nya, kulihat wajahnya memerah
aku menjilat pipinya,dan diapun mendesah
"Shhhhhh.....ahhh.....sen...phai"
"kau manis kiba" kurasa dari matanya aku melihat dia sepertinya ingin melayang ke surga
"Sen...pai cepat selesaikan aku sudah tidak tahan" ucapnya dengan tatapan memohon
"oke" jawab ku tanpa di suruh aku langsung melahap juniornya itu
"Akhhh....sshhh....deeper...senpai...ahhh"
aku mempercepat dan memperdalam kuluman ku
"Sen...phai...ak..aku..mau...AKHHH!!!!!" teriaknya saat mencapai klimaksnya
aku habis kan sedikit sperma yang keluar dari juniornya,lalu aku berciuman dengan kiba
kulihat dia merasa aneh dengan cairannya
"Aneh rasanya asin" katanya saat setelah melepaskan ciumannya
"Tapi menurut ku manis seperti wajahmu" kata ku yang langsung menyerang nipplenya
"sshhh...aaahhh.....Sen...phai..khau....sel..alu.....saja....meng...goda..ku...ahhh"
"Tapi kau menyukainya kan" kata ku yang menggodanya lagi
setelah cukup puas dengan kedua nipples yang menggoda itu aku turun ke Manhole nya
"wahhh.....,benar-benar indah.....aku suka ini" kataku yang langsung menjilatnya dan mempersiapkan jariku
"AKHHHH!!!!!.....Sakhit" dia meringis kesakitan,beberapa saat aku mendiamkan jariku di dalam hole nya
setelah mulai nyaman dengan jariku, lalu aku menambah kannya dua jari ku sekaligus
"hiks....sa..khit....ahhh....akhhh.....hiks...hiks....hiks" dia menangis aku menghapus air mata nya dengan ibu jari ku
"maaf,jika kamu kesakitan sebaiknya hentikan saja" kataku yang khawatir dia kenapa-napa
"kumohon jangan di hentikan,kumohon" ujarnya yang mulai terbiasa dengan kehadiran jariku
"hm...baiklah doggy" ujarku
aku memaju mundurkan jariku dan aku pun menemukan titik kenikmatan
"Ahhhhh...nik.math....sshhh...aahhh...ahh" desahnya
aku pun mengeluarkan jariku dan terlihat mukanya yang kesal
"Sabar doggy, kamu akan mendapat yang lebih nikmat" kataku sembari memasukan junior ku
"Akhhhhhhhh.....ini lebih sakit" ujarnya
"Sssttt Sabar lah kamu yang meminta ini" dia pun mengangguk lemah
setelah semua masuk,aku mendiamkan nya beberapa saat
kiba mengangguk pada ku,aku pun menggerakannya prlahan-lahan kemudian kecepatan sedang
"Ahhh..ah..ah....ah....ah....sen..phai...ke...jan...than...nan mu.....sungguh nikmat...ah"
desahnya,Tak perlu waktu lama untuku mencari titik kenikmatanya
"ohh....shhh....lubang...mu ...sem...phit....sekhalih.....ssshhh...ahhh"
aku terus mempercepat gerakanku,
setelah beberapa menit
"Fass....terrr......aahhhh.......mo...re......deee..ppppeer......akhhhh"
aku mencium dan mengocok Juniornya
"Akhh...ah.....a.hh..hhhh.............a...ku........mma.uuu" desahnya saat kulepas ciuman kami
"SShhhh...ak...u .....ju...ga.....ma...u"
"Kibaaaaa!!!!!"
"Senpaiiiiiii!!!!!"
aku mengeluarkan hasratku di dalam tubuhnya,dia mengeluarkannya hasratnya dan membasahi perut ku,tanganku dan perutnya
"Terimakasih ya Kiba dan maaf membuatmu kesakitan"
"Tak apa senpai aku pun menikmatinya"
aku pun menarik selimut kiba untuk menutupi tubuh kami
=====Author POV=====
"ohayou gozaimasu Senpai""Ohayou kiba"
"ayo mandi,kamu boleh meminjam bajuku" ucap kiba
"tak usah aku sudah bawa baju kok"
"Akh" kiba meringis kesakitan pada bagian bawahnya
"maaf membuatmu sakit" kata shika
cup~
kiba mengecup bibir shika
"sudahlah jangan terlalu dipikirkan" kata kiba sambil tersenyum manis
"terimakasih,aku gendong ya ke kamar mandi" ucap shika yang langsung menggendong kiba
{setelah mandi}
"aku mau ambil barang ku" ujar shika ke kiba
setelah membereskan barangnya shika membuka kunci pintu kamar kiba
"hei kiba bukankah kita akan hangout bareng" ucap naruto yang langsung nyelonong masuk dan langsung melihat baju berantakan dimana-mana (naruto udah sembuh karena
"K..ki.....kiba....ka...kamu melakukan.......hal.....itu dengan Ketua" kata naruto yang muka nya memerah layaknya tomat
"Ah, N....naru.....Naruto jangan sal-" ucap kiba yang langsung dipotong oleh shikamaru
"Kau mau lihat adegan nya,ayo kemari"
lalu Shika mengambil Handycam yang tadi dia masukan ke dalam tasnya
"lebih baik kau ajak Kekasih mu itu naruto" kata shika
"ke...ketua apa sih dia bukan kekasih ku, tapi tak apa sih aku undang juga lumayan ramai juga nanti"
naruto mengutak-atik Iphone nya
"Moshi moshi Senpai"
"Ya my candy, ada apa?"
"senpai berhenti gombal dong malu nih ada kiba sama Ketua"
"mmm,kamu lagi di rumah Kiba"
"ya,Senpai kesini ya"
kakashi sengaja ingin menjahilinya
"gak, senpai gak mau datang"
"yah, kumohon~" ujar naruto dengan nada sedikit manja
"Sekali Tidak tetap Tidak" lagi-lagi kakashi menjahilinya
"Senpai~" ujar naruto yang membuat nada bicaranya manja,manis dan sedikit mendesah
'ahh...naru aku sudah tak tahan dengan suaramu' batin kakashi yang ada di sebrang telepon itu
sedangkan Shika menahan dirinya agar tak menyerang naruto yang suaranya lebih seksi dari Kiba
"oke,oke kau menang aku akan datang ke sana"
"Terimakasih Senpai,aku akan berikan hadiah untuk senpai"
"Sama-sama,apa itu?"
"rahasia, oh sudah dulu ya Bye~"
"Bye"
piipp
"akhirnya senpai mau ikut"
"naru kita lihat dulu saja bersama kiba,biar senpai mu itu menyusul"
"oke" ujar kiba dan naruto bersama
"kiba nyalakan televisimu" perintah shika
"oke, Nanas" (sekarang Shikakiba punya sebutan Doggy dan Nanas)
|Clep| (suara tv yang menyala)
"yah sudah siap ayo menonton itu"
"akhh....akhhhh..ahh"
suara desahan itu berhasil membuat mereka semua Turn On
shika membuka resleting celananya dan mengeluarkan Juniornya itu dan berhasil membuat Kiba dan Naruto membelalakan matanya
"Se...Senpai"
"Ketua"
"jangan melihat terus jika kalian ingin permen ini ambil lah"
naruto lumayan tergoda dengan junior shika, apalagi kiba
"sshhhh....naru.....doggy...ahhh....sshh"
desah shika saat naruto dan kiba menjilati junior Shika,lalu mengocok nya
setelah beberapa saat akhirnya shika akan merasakan klimaks nya
"sshhh.....a...aku ingin......akhhh....ssshh"
dengan segera kiba dan naru mempercepat kocokannya dan
"akhhhhh!!!!!!!!!"
shika memuntahkan hasratnya ,sedang kan naruto yang melihat cairan shika keluar langsung mengulumnya dan membagikannya dengan kiba lewat ciuman
"kau hebat naruto" puji Kakashi yang tiba-tiba ada di belakang mereka bertiga
mereka bertiga kaget yang langsung membetulkan posisi mereka
"Ss...ss..senpai Maaf ini cuman refleks" kata naruto
"kemari naru" kata kakashi dengan muka cemberut
"ma..maaf senpai.....hiks....hiks.....senpai....boleh melakukan apapun jika itu membuat senpai nyaman"
kakashi langsung membalikan badannya dan naru langsung menangis semakin menjadi-jadi sembari memeluk punggung Kakashi
"senpai....hiks.hiks......hiks....maaf....hiks....hiks" naruto terus mengucapkan Kalimat itu terus menerus walau sampai ke apartement mereka
"baik naru kamu aku maaf kan asal kamu mau menurutiku"
"yang benar?,Senpai mau memaaf kan naru?" ucap naru dengan perasaan yang sangat baik
"ya" yang langsung memeluk naruto
"terimakasih senpai" membalas pelukannya
~Penyembuhan Naruto~
====esoknya====
"Jadi apa yang di ingin kan senpai?"
"Apa saja terserah kamu"
"benarkah?,aku mau kita hangout ke kedai Ramen"
"ayo"
===Kedai===
"Senpai, ayo kita lomba memakan Ramen Special ini"
"Siapa takut"
kemudian kakashi memesan 40 mangkok Ramen
dan......3.......2........1.......Mulai
mereka berdua dengan lahap menghabiskannya
jika di score board lihat dibawah
Naru Kakashi
1 2
3 4
................................... dst sampai 20 mangkok
dan....... hasilnya Seri mereka menghabiskan mangkok terakhir bersama-sama
"Selamat kalian adalah pasangan yang berhasil memenangkan tiket ke Taman hiburan hanya berlaku sampai besok" kata Penjual Ramen itu
"Yay!!!!" teriak girang naruto sedangkan kakashi atau sang calon kekasih hanya tersenyum melihat tingkah sang pujaan hati
"Senpai ayo kita ke taman hiburan besok, kumohon~" kata naruto dengan nada memelas
"ya,baiklah lagi pula besok tidak ada kegiatan" kata kakashi dengan sedikit terpaksa karena dia ada latihan
"Yay, Senpai sangat baik, sudah Tampan, baik lagi, aku jadi sangat suka senpai" kata naruto yang tidak sengaja mengatakan itu karena saking girangnya
===Apartement===
"hah, capeknya" kata naru
"naru kamu mandi duluan saja" kata kakashi
"Oke, duluan ya"
Kringgggg [suara Iphone Kakashi]
"moshi-moshi kakashi"
"Ya sensei"
"apa kau akan datang ?"
kakashi terdiam
tanpa disadari naruto sudah keluar dari kamar mandi
"aku.......mmm....aku"
'Senpai bicara dengan siapa ya?' batin naruto
[\/][\/][\/]Naruto POV[\/][\/][\/]
apa aku harus bertanya padanya?, Tapi jika dia tidak mau memberitahu, aduh harus bagaimana nihah aku menguping saja
lalu aku mendekat dan bersembunyi di balik lemari
"maaf sensei aku tidak bisa ikut selama 5 hari"
"Apa!!!!, kenapa?, kau sudah kumasukan dalam daftar Jounin"
kudengar suara dari telepon tersebut (karena di Loudspeaker) membentak kakashi
aku jadi merasa sangat bersalah pada Senpai
aku langsung berlari menuju kamar dan memakai baju dengan mata yang berkaca-kaca karena telah membuat Seseorang yang di cintainya sakit
setelah piyama ku terpakai, aku lalu membaringkan tubuh ku diatas kasur ukuran King size itu, tiba-tiba ada suara yang mengagetkanku
"Naru" ucap seseorang dengan nada pelan
"mmm...iya ada apa?" sahutku
"Tidak ada, aku kira kau sudah tidur"
dia langsung ke kamar mandi dengan membawa handuk dan baju, kemudian dia membasuh tubuhnya, menggosok gigi dan memakai Piyama nya
setelah itu dia mendekati kasur dan membalik tubuh ku
Chup~
dia mengecup singkat bibirku
"Naru, aku hampir lupa, dulu kan aku pernah ingin mengatakan sesuatu saat kita ada di UKS"
"Ya. Sebenarnya akupun ingin mengatakan sesuatu dari pertama bertemu"
"Apa itu?" Tanya kakashi
"emmmm...Tapi, janji jangan jijik padaku ya"
"Aku berjanji"
"ak...aku...emmm..,setiap kamu menciumku muncul perasaan aneh, saat kau memelukku aku merasa nyaman,hangat,terlindungi. Lalu aku bertanya pada Okaa-san tentang hal ini, dan dia bilang, bahwa ini adalah perasaan Jatuh cinta, jadi aku menyembunyikan perasaan ini, karena takut menyakiti pacarmu"
"Siapa?"
"Kyuu-nii, dia bilang dia adalah pacarmu"
"Kau ini, dia itu sering jahil"
"I love you Senpai"
"I love you too My Candy"
Chup~
Dia mencium bibirku dengan lembut, aku memejamkan mataku dan menikmati ciuman manis itu
"Senpai, apa kau terpaksa kencan dengan ku dan meninggalkan latihanmu" ujarku dengan gemetar karena mengingat percakapan di telepon tadi
"Tak, aku tulus untuk kencan dengan mu"
"Tapi, bagaimana dengan lat-" dia memotong kalimat ku dengan jarinya
"Aku bisa latihan hari senin kok"
"Tap-"
"Sudahlah My Candy, aku bisa menanganinya"
"ya sudah, Oyasumi My Prince"
"Oyasumi My Candy"
dia pun memelukku sampai kami tertidur
|Date|
"Ohayou My Prince"
"Ohayou My Candy"
"Sudah siap untuk Kencan hari ini?"
"Ya, sangat siap"
___/|Author POV|\___
====Mobil Kakashi===="Moshi-moshi Kiba" ujar naruto
"Ya, Naruto kau sedang bersama kakashi senpai ya"
"eeehhh...?!?!?!?!?!?! kiba, dari mana kau tahu itu"
"aku tahu dar-"
Pip
===Mobil Shikamaru===
"doggy jangan di kasih tahu, kita kan lagi memata-matai mereka"
"hehehe....Sumimasen"
===Taman hiburan===
"Senpai ayo naik, Jet coaster" ajak naruto ke kakashi
"Ayo, My candy"
mereka berdua telah naik Jet coaster dan mengambil tempat duduk di paling depan
sedangkan Shikakiba ada di belakangnya ( Naruko pun ikut memata-matai Kakanaru)
mereka berteriak-teriak dan setelah berhenti mereka beristirahat sejenak
Pukk (shika menepuk bahu naruto dan menempelkan Hidden Cam)
"hei naru, Lagi apa?"
"hai Kiba, hai Shika-Senpai, Lagi nunggu temen, kalian sendiri lagi apa?"
"Kita lagi kencan"
"Hah?,Kencan?"
"Yup, eh duluan ya"
dan setelah itu mereka berdua menaiki wahana lain dan sampai sore mereka ke Restoran yang ada di dalam
"Pelayan" panggil kakashi
"Silahkan tuan,mau pesan ap-" ucap si pelayan yang terpotong dan langsung memberikan tatapan kaget
"Se....senpai, na..n...naruto, sedang apa kalian berdua disini" ucapnya
"Ehhh...Sai-senpai sedang apa?" tanya naru dengan nada yang gembira
"Sedang bekerja, kalian sedang apa?"
"Kami hanya-" ucapan Naruto terpotong oleh kalimat kakashi
"Sai, menu apa saja untuk Date"
"Ohhhh....ada, ini"
"oke aku dan naruto pesan ini"
"Oke"
"Arigatou Gozaimasu Sai-Senpai"
naru dan kakashi mencari meja dan mereka menemukan meja special untuk kencan
*jika di jelaskan nih ya mejanya itu ada di belakang melihat pemandangan danau dan matahari terbenam yang sangat indah
"Senpai, indah ya pemandangannya" kata naruto
"Walaupun ini indah,tapi kau lebih indah dari pemandangan ini"
"Ahhh......senpai gombal ih" kata naruto dengan memukul-mukul kecil kakashi
lalu mereka saling pandang dan hampir meniadakan jarak nya, tiba-tiba Sai membawa hidangannya
'tck...,kalau bukan karena lapar aku akan meninju mu sai' batin kakashi
"S.....s....silahkan dimakan" kata sai yang kaget dengan kejadian tadi
"Terimakasih Senpai" lalu narto merogoh saku dan mengambil dompet kodoknya
"Ini untuk Senpai" kata naru sambil memberi uang tips sebesar 5000 yen
"Ahh...terima kasih naruto"
"Sai, Kau bisa merekam kencan kami" kata kakashi sambil memberikan Handy cam nya
"Tentu"
{pip}
"Senpai, jadi malu"
"Ah jangan gitu, ini makan"
"aaaaa"
"mmmm enak senpai, ini senpai makan juga ya"
"Lebih baik seperti ini"
kakashi meraih tangan naruto dan mendorong kepala naruto dan......
mereka berciuman dan memotong daging tadi
"mmmm.....ini lebih lezat"
"ahhh....senpai~" ujar naruto yang mukanya memerah dan suara yang sangat Kawaii
=======setelah habis=======
"Naru ayo pulang"
"Ayo"
"yup..., rekamannya selesai!!!!, ini kameramu kakashi" kata sai
"Terimakasih Sai"
"Tak apa"
=====Apartement=====
"Tadaima!!"
"Oh, Kakashi-Senpai, sudah siap?"
"Sakura-san!!"
"hehehe, aku hanya ingin menontonnya secara Live, Kaichou dan kiba pun akan menonton nya secara Live mungkin ini akan menjadi sesuatu yang menarik"
"Jangan Sakura, tapi kau boleh mendengarnya saja"
"yahhh, tapi itu lebih baik"
"oke aku ke kamar dengan naruto"
====Kamar====
"Senpai a....a...ada...apa?" kata naruto yang jadi salah tingkah saat kakashi mendekati naruto dan meniadakan jarak diantara mereka
"hmmm....cpk.....ahmmmmm.....mmmm..." Naruto hanya bisa mendesah tertahan saat kakashi menciumnya dan menyusupkan tangannya ke dalam kaos Naruto dan memelintir nipples nya
"Ahhh...ahhh...ssshhh...ahh" desahnya
lalu kakashi berhenti dan menyalakan kameranya, naruto menatap kakashi dengan Kesal
'sshhh.., senpai kenapa berhenti sih, lagi enak-enaknya juga' batin naru
"H..he..hei jangan kesal gitu dong, aku cuma ingin kita mengenangnya"
"terserah deh, tapi cepet ya aku udah gak tahan"
"yes my Candy"
{Pip} camera on
kakashi langsung membuka kaos dan celana jeans naruto, lalu langsung menyerang bibir dan nipples naruto
"Hmmmppp........hmp..ahmmmm" desah naruto
"ahhh.....sshhh...she...senphai....Akhhhhh"
naruto hanya bisa mendesah saat kakashi menjilat, menggigit dan mengulum nipple naruto
setelah itu kakashi meremas milik naruto yang masih terbungkus boxer rubah nya
"Sshhh........akkhhhh....khau...curang....akhhh"
kakashi mengernyitkan alisnya, setelah beberapa detik dan dia pun mengerti dan langsung membuka bajunya dan celana yang ia pakai dan hanya meninggalkan boxer
dan langsung memberi Kissmark di leher tan naruto
"Akhh"
lalu kakashi menggesek-gesekan juniornya yang masih terbungkus boxer itu
"shhh....hentikan.....cukhup...akhh...senphai" naruto memohon sembari mendesah
kakashi menghentikan gesekannya dan sekarang langsung membuka boxer naruto
"Wah..,permen yang sangat manis, bolehkah aku mencicipi permen ini ?"
goda kakashi yang langsung menjilat nya
"Akhhh.....senphai.....ahhh....nggg...ahhh" desah naru
kakashi mengulum junior naruto dengan kecepatan konstan
"Senphai....te....rus"
kakashi mulai mempercepat kulumannya dan meremas twinsball milik naruto
"Akhhh......se...senphai....ahhhh.....akhhhh...akh...u..ma...u"
kakashi memperdalam kulumannya
"AKhhhhhhhh" naruto mengeluarkan bukti cintanya di dalam mulut kakashi
kakashi menjilat sisa-sisanya yang masih ada di junior naruto
"Hmmm....sangat manis" goda kakashi
kakashi mempersiapkan juniornya di depan hole naruto yang masih suci
"Naru apa kau yakin?" ujar kakashi dengan suara yang lirih
"Kumohon pangeran ku"Ucap naruto dengan nada yang manja
"Baiklah,tapi tahan ya ini mungkin akan sakit" balas kakashi
naruto mengangguk
"Nggghhhh...AAKKKHHHHH" Jerit naruto, naruto merasa sangat sakit seolah-olah tubuh nya dibelah dua
Naruto menitikan air mata,Kakashi yg melihat itu langsung mengusap air mata naruto dengai ibu jarinya
"Gomen..gomene naruto,jika kamu kesakitan lebih baik kita hentikan" Ucap kakashi sembari memberikan tatapan kekhawatiran
"J..J..Jangan,Khu...mo..hon...akh" Ujar naruto sambil menahan sakit di holenya
"Baiklah"
kakashi mendorong juniornya dengan perlahan dan.....Blesss
Junior kakashi sudah sepenuhnya masuk,kakashi membiarkan naruto beradaptasi dengan juniornya
"Nghhh.....Sen...phai...khau...bi..sha...ber....ge....rak"
Kakashi memaju mundurkan juniornya secara perlahan
"Ngg...ahh...ahhh Se....n...phai"
#Sementara itu di luar#
Sakura (Nosebleed,kegirangan)
Kiba ( Nosebleed)
Shika(Nosebleed)
#Kamar
"Ngg...ahh....aaahhhh.....khau....menemukannya" Ujar naruto saat kakashi menemukan sweetspotnya
"Ahh...Ohh..sem....phit....nya" Desah kakashi
*beberapa saat kemudian*
"Nggghhhh.......sen...phai.........aa.....aku.....ham.....phir....keluar"
"Ber........bersham...mah......ahh"
"Akh....akh....Senpaiiiiiiii"
"Enghhhh.....Naruuuuuuuuuu"
naruto mengeluarkan sarinya ke segala arah dan mengenai perut kakashi dan naruto, sedangkan kakashi mengeluarkan sarinya di dalam tubuh naruto
"hah....hah.....hah...naruto"
"hah....hah.....hah...yah senpai"
"Suki Da"
"Wa...watashi mo"
"Oyasumi"
"Oyasumi"
*Ke esokan harinya*
#kelas
"Wahh naru,Ohayou, Apa kamu baik-baik saja" tanya kiba
"Ohayou kiba, Genki desu :)" jawab naru
"Hontou desuka?" ucap kiba sembari menyenggol-nyenggol lengan naru
seketika muka naruto menjadi merah padam
"Kiba, Yamette X3" ucap naru sembari memukul pelan bahu kiba
~Kekacauan~
\\\\\\\\\\\\Naruto POV////////////
"Eunghh...bosan" guman ku, Bosan?, tentu karena guru sedang melaksanakan rapat, hhhh... nasib sepertinya harus menunggu hingga jam 5 sore dasar kalau saja kepala sekolah itu anggota keluarga ku mungkin saja aku bebas untuk melakukan apa saja
"Oyyy naru lagi ngapain?" tanya teman ku kiba yang membuyarkan lamunan ku
"O...oh kiba san nggak ngapa-apain kok" jawab ku
"Naru mau anter aku ke kantin enggak?" tanyanya sambil memberi kan tatapan puppy eyes yang sangat lucu
"Ahhh..kiba...kau terlalu lucu dengan puppy eyes mu, ayo ke kantin" ujar ku sembari mencubit pipinya yang manis
"Auuuu...sakit tau" balas nya sembari memukul pelan bahuku
+Kantin+
"ohh....ramainya" ujar kiba
memang karena semua siswa bebas di dalam sekolah, tapi tetap saja bosan. huuh, bosannya ingin aku segera pulang namun apa daya aku cuman seorang murid|
"Oi naru kau mau pesan apa?" tanya kiba
"Paket 1 saja"
"Sip"
setelah kiba membawa makanan yang aku dan dia pesan kami mencari tempat duduk dan akhirnya kami menemukannya walau pun itu bangku yang ada di pojok dekat gudang
"Itadakimasu" ucap kami berdua
saat itu kam baru sadar semuannya melihat ke arah kami, mungkin kami seperti Makanan yang manis yang siap di santap siapapun
Tiba-tiba datang seme kiba
"Hai My little doggy" sapa Kaichou
"E...e...e.h....jangan panggil aku dengan sebutan itu" jawab kiba sembari muncul semburat merah di wajahnya
"Cieee mentang-mentang kalian pacaran, kalian nge pamerinnya di depan aku" ucap ku untuk menjahili mereka berdua
"eeh..apa yang kau katakan naruto bukan kah kamu baru saja jadian" ujar kaichou dan kiba yang sontak membuat muka ku merah padam
"ahh...n..nani yo X3" ucap sembari menutup muka ku yang merah , malunya aku mengingat kejadian kemarin
saat aku menutup muka ku tanpa aku sadari wajah Kakashi senpai sudah dekat sekali dengan muka ku yang masih kututup dengan ke dua tangan ku, aku bisa merasakan hembusan nafasnya dan saat kubuka aku mematung di situ kulihat sedangkan Kaichou dan Kiba hanya menganga, kakashi lalu tersenyum di balik masker nya
"S....ssss......shs....se..s..se....senpai....kkk...kau...ter....terlalu dekat" ujar ku dengan terbata-bata
"Tak apa kan Manis" jawab nya sembari mengacak-acak rambut ku
setelah dia menghentikan kegiatan mengacak-acak rambut ku dia mencium bibir ku
"Hmmpp...!!!" aku sangat kaget dengan sikap 'Seme' ku ini
dia melepaskan ciumannya dengan ku
" Naruto, besok ada kumpul di ruang OSIS" ujar Kaichou
"oh begitu, arigatou atas infonya Kaichou"
" Oh ya naruto orang tua mu sudah setuju dengan hubungan kita"
"hah??.........................., Ehhhhhhh ka...ka..kapan Senpai beritahu mereka"
"Tadi pagi saat kau masih tidur"
"Ke....ke...kenapa Senpai tidak bilang dulu" ucap ku sembari menutup muka ku yang entah kenapa memerah
"hehehe,aku hanya ingin membuat kejutan" ujarnya sembari menggaruk kepala nya yang sama sekali tidak gatal
"huh ya sudah aku mau ke ruang olah raga dulu ya" balas ku
"Tunggu aku naruto" ucap kiba
Locker Room
'hmmm....,kayak nya ada yang aneh di Loker Senpai' Batinku
'Lebih baik aku buka' Lanjut batin ku sembari membuka Loker senpai ( Karena aku tahu Kombinasi kode nya )
saat ku buka aku menemukan surat yang isinya sebuah ancaman, Tapi dari siapa?, saat kulirik di pojok bawah O.....
setelah kupikir-pikir lebih baik aku bolos pelajaran olahraga dari pada berurusan dengan Guy sensei
===Pengumuman===
"Kepada murid kelas 1-SS+, mohon maaf Guy Sensei tidak masuk hari ini, jadi kalian akan mengikuti kelas Sains bersama Orochimaru Sensei"
seketika Sasuke, Kiba, dan yang lainnya Merinding ( mengingat Orochimaru sensei adalah orang yang sering melakukan Malpraktek)
Laboratorium
"Selamat siang anak-anak" sapa Orochimaru sensei
"Selamat Siang Orochimaru sensei"
"Eiittt....., Kalian membuat kesalahan" sembari membuka kipas nya layaknya seorang Geisha ( ini geisha jepang ya bukan Band )
"????????????????" dengan ucapan dari Orochimaru sensei muncul jutaan pertanyaan yang muncul mengelegar dari kepala semua muri dan memenuhi ruangan lab #Plakk * Oke terlalu berlebihan
Setelah semua murid menyadarinya mereka memanggil Orochimaru sensei
"Gomenasai, Orochiwati sensei" saat mengucapkan itu semua murid entah kenapa merinding
"ya, kali ini kata akan mempelajari kimia"
'Untunglah bukan tentang reproduksi' batin seluruh murid
"Sensei sudah menyiapkan seluruh bahan disini, ikuti langkah-langkahnya"
"Hai, Sensei"
disaat semuanya sedang mengikuti langkah-langkah Orochi Sensei, tiba tiba Terdengar Ledakan kecil dari ruang penyimpanan Bahan Kimia berbahaya dan mudah terbakar
========SLOW MOTION MODE========
Seketika semua murid dan Orochi sensei jatuh ke arah pintu keluar, anehnya aku hanya melihat surai Sakura,Kiba,Sai,Kourika,Ino,Sasuke,Kaichou, Dan Seseorang dengan rambut berwarna Silver Mengelilingi ku sambil menangis, aku hanya bisa mendengar suara tangisan dan ledakan, lalu mataku menutup dengan sendirinya
=========Normal Mode On=========
Kakashi POV
'Naruto......,bertahan lah' itulah kalimat yang ada di kepalaku
Minna ada yang mau ngubah FF ini ???, Yang mau silahkan hubungi Mimin (Chat di Gmail, Facebook, BBM) pin Mimin 7DBF0EB6